Halsel, SerambiTimur – Pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Makian yang menelan anggaran Rp44 miliar mendapat sorotan dari Komisi III DPRD Halmahera Selatan (Halsel). Hingga kini, progres proyek tersebut masih di bawah 50 persen.
Ketua Komisi III DPRD Halsel, Safri Talib, menegaskan bahwa pihaknya meminta Dinas Kesehatan untuk lebih serius dalam menuntaskan proyek ini. Dalam kunjungan kerja ke Pulau Makian pada Senin (10/3/2025), Komisi III melihat langsung kondisi pembangunan rumah sakit serta proyek jalan yang juga masih tersendat.
“Pihak rekanan berkomitmen mempercepat pekerjaan agar bisa selesai sesuai kontrak. Namun, ada beberapa item yang harus dievaluasi ulang dari sisi perencanaan agar kualitasnya tetap terjaga,” ujar Safri.
Selain RS Pratama Makian, DPRD juga menyoroti pembangunan jalan di Pulau Makian. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, proyek jalan segmen 1 sudah rampung, sementara segmen 2 masih menyisakan sekitar dua kilometer yang belum diaspal. Sedangkan segmen 3 baru mencapai progres 90 persen.
“Kami telah meminta rekanan segera menyelesaikan pekerjaan. Namun, ada kendala pencairan sisa anggaran yang harus segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait,” tambahnya.
DPRD Halsel berencana memanggil Dinas PUPR dan Dinas Kesehatan dalam rapat bersama pada Selasa (11/3/2025) untuk membahas tindak lanjut proyek ini.
“Kami ingin memastikan bahwa proyek ini berjalan sesuai janji politik Bupati dan Wakil Bupati Bassam-Helmi kepada masyarakat Pulau Makian,” pungkasnya.
Masyarakat setempat berharap pembangunan RS dan jalan hot mix bisa segera terealisasi demi meningkatkan akses layanan kesehatan dan infrastruktur di wilayah tersebut.















Tinggalkan Balasan