SerambiTimur– Di pos-pos pengungsian Sumatera Utara, hari-hari pascabencana banjir berjalan berat. Ribuan keluarga menata ulang hidup mereka di tengah keterbatasan. Di saat itulah bantuan datang—bukan hanya berupa logistik, tetapi juga harapan.
PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) menunjukkan respons cepat dengan menyalurkan bantuan sosial bagi pengungsi banjir di Sumatera Utara. Melalui Emergency Response Team (ERT), dua personel NHM, Zakaria Barham dan Aristo Ely, kembali diterjunkan ke lokasi terdampak pada 7 Desember 2025 untuk memperkuat operasi kemanusiaan yang telah berlangsung.

Misi kali ini membawa amanah langsung dari Pemilik NHM, Haji Robert Nitiyudo, untuk memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi. Bantuan yang disalurkan mencakup obat-obatan, terpal, tikar, selimut, bantal, handuk, perlengkapan mandi, susu anak, serta bahan pangan seperti beras, mi instan, telur, dan minyak kelapa.
Distribusi dilakukan di sejumlah titik pengungsian—Desa Garoga, Trans Blok B, Aek Horsik, dan Pinang Sori—menjangkau ribuan kepala keluarga agar bantuan tepat sasaran. Seluruh proses dikoordinasikan bersama instansi terkait melalui Posko ESDM Siaga Bencana Agincourt Resources di Desa Napa, Tapanuli Selatan.
Tak hanya dari perusahaan, empati juga mengalir dari para karyawan NHM. Secara swadaya, mereka menghimpun donasi pribadi senilai Rp46,2 juta untuk membantu karyawan NHM di Sumatera Utara beserta keluarga yang terdampak.
“Bantuan ini bukan sekadar materi, tetapi simbol solidaritas bahwa para pengungsi tidak sendirian,” kata Zakaria Barham, Koordinator Tim Logistik ERT NHM.
Apresiasi pun datang dari masyarakat. Risman Rambe, Kepala Desa Garoga, menyebut bantuan NHM sangat berarti bagi warganya. “Ini benar-benar meringankan beban kami,” ujarnya.

















Tinggalkan Balasan