JAKARTA, SerambiTimur- Debat calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan yang digelar pada Rabu, 13 November 2024, berlangsung penuh khidmat. Acara yang disiarkan langsung oleh Kompas TV ini menarik perhatian masyarakat, terutama penduduk Halmahera Selatan. Dalam debat tersebut, pasangan calon nomor urut satu, Bahrain Kasuba dan Umar Hi. Soleman (BK-UHS), mencuri perhatian dengan gaya yang santun, optimistis, dan berorientasi pada solusi.
Visi Kepemimpinan Berkelanjutan
Mengawali sesi debat, Bahrain Kasuba menegaskan visi mereka yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa pembangunan yang diusung BK-UHS tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) yang tangguh dan mandiri.
“Kami tidak hanya ingin membangun infrastruktur, tetapi juga memberdayakan masyarakat agar mandiri dan berdaya saing. Pembangunan kami adalah pembangunan inklusif yang memberikan dampak jangka panjang bagi generasi mendatang,” ujar Bahrain dengan penuh semangat.
Umar Hi. Soleman, calon wakil bupati, menambahkan bahwa kepemimpinan mereka akan mengutamakan pendekatan humanis dan mendengarkan aspirasi masyarakat. “Kami ingin menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dan pemerintah. Halmahera Selatan membutuhkan pemimpin yang mampu membawa perubahan tanpa saling menyalahkan,” tegasnya.
Santun Tanpa Serangan
Sepanjang debat yang berlangsung dari pukul 14.00 hingga 16.15 WIB, BK-UHS tampil kompak dan percaya diri. Mereka memilih untuk tidak menyerang pasangan calon lain dan lebih memanfaatkan waktu untuk menyampaikan ide-ide solutif. Bahkan dalam sesi tanggapan, mereka tetap menunjukkan sikap tenang dan diplomatis, hanya menegaskan kembali visi mereka tentang perubahan positif.
“Kami percaya, kolaborasi lebih penting daripada perseteruan. Kepemimpinan yang kami tawarkan adalah kepemimpinan yang harmonis, produktif, dan membawa solusi nyata,” ujar Umar.
Fokus pada Isu Lingkungan dan UMKM
Isu lingkungan menjadi salah satu topik yang mendapat perhatian khusus dari BK-UHS. Bahrain menegaskan komitmennya untuk menjaga kelestarian lingkungan di Halmahera Selatan dengan pembangunan yang ramah lingkungan.
“Kami tidak ingin pembangunan mengorbankan alam. Semua proyek akan mempertimbangkan dampak lingkungan, sehingga generasi mendatang tetap bisa menikmati kekayaan alam Halmahera Selatan,” tegasnya.
Umar melanjutkan dengan program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia menyebutkan bahwa BK-UHS akan mendukung pengembangan UMKM, memberikan pelatihan keterampilan, dan menyediakan bantuan modal usaha agar ekonomi lokal tumbuh tanpa terlalu bergantung pada eksploitasi sumber daya alam.
Apresiasi dari Masyarakat
Gaya debat BK-UHS yang santun dan fokus pada solusi mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Ahmad (35), warga Labuha yang menyaksikan debat melalui televisi, menyebut penampilan mereka membawa suasana sejuk.
“Saya rasa pasangan nomor satu ini berbeda. Mereka tenang, tidak menyerang lawan, dan membawa ide-ide segar. Ini menunjukkan mereka benar-benar siap memimpin dengan bijaksana,” ujar Ahmad.
Optimisme untuk Masa Depan
Debat ditutup dengan tepuk tangan meriah dari hadirin. Seusai acara, Bahrain Kasuba menyampaikan harapan mereka untuk Halmahera Selatan.
“Kami percaya masyarakat membutuhkan pemimpin yang jujur dan berkomitmen. Kami siap bekerja keras untuk masa depan Halmahera Selatan yang lebih baik,” tutup Bahrain.
BK-UHS keluar dari arena debat dengan optimisme tinggi, yakin bahwa visi mereka akan membawa perubahan signifikan bagi Halmahera Selatan.














Tinggalkan Balasan