Menu

Mode Gelap

Daerah · 8 Jan 2026 16:19 WIT ·

Athan Pulang ke Makassar, Tangis Persaudaraan dari Ternate untuk Anak Perantau


 Athan Pulang ke Makassar, Tangis Persaudaraan dari Ternate untuk Anak Perantau Perbesar

Wajah penuh haru pecah di Bandara Sultan Babullah Ternate, Kamis, 8 Januari 2026.

Seorang bocah lelaki berusia lima tahun, Athan, menggenggam erat tangan kakak perempuannya. Ia belum sepenuhnya mengerti arti kehilangan, namun matanya menyimpan duka yang terlalu besar untuk usianya.

Athan adalah anak dari almarhumah Nurdiana, perantau asal Makassar yang mengadu nasib di Kota Ternate. Ia datang hanya berdua dengan anak lelakinya, tanpa sanak keluarga. Takdir berkata lain. Setelah beberapa hari dirawat di RSUD Chasan Boesorie Ternate, Nurdiana menghembuskan napas terakhirnya, meninggalkan Athan sendirian di tanah rantau.

Peristiwa ini mengguncang nurani banyak orang. Duka Athan menjadi duka bersama.

Sejak kabar duka itu menyebar, gelombang kepedulian datang silih berganti. Warga Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Maluku Utara, baik pengurus BPD se-Maluku Utara hingga BPW KKSS Provinsi Maluku Utara, bahu-membahu mengurus segala kebutuhan almarhumah dan Athan.

Tak hanya itu, Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) tingkat provinsi dan Kota Ternate, Komunitas Sedekah Alif Ternate, serta Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Sosial, turut hadir memberi dukungan moril dan materil.

Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Sosial dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kapolres Ternate, BAZNAS Kota Ternate, Keluarga Besar LPMP Maluku Utara, Kerukunan Keluarga Maluku di Kota Ternate, hingga Keluarga Rinto Y.H. Sangaji—yang dengan tulus membuka pintu rumahnya sebagai rumah duka—menjadi bagian dari barisan orang-orang baik yang tak membiarkan Athan merasa sendirian.

Athan bersama ibu-ibu IWSS

Ketua KKSS Kota Ternate, Andi Amir, tak mampu menyembunyikan haru saat melepas kepergian Athan menuju Makassar.

“Saya bangga dengan warga KKSS, baik di kota maupun di tingkat provinsi. Terima kasih tak terhingga juga kepada keluarga Bapak Rinto Y.H. Sangaji, warga Ternate, yang sejak awal menampung jenazah dan menjadi rumah duka. Tuan rumah yang luar biasa. Di sinilah letak persaudaraan sejati—warga Maluku Utara, khususnya dari Pulau Makean, dan warga Sulawesi Selatan saling bahu-membahu sebagai wujud kemanusiaan,” ujar Andi Amir dengan mata berkaca-kaca.

Sementara itu, Ketua BPW KKSS Provinsi Maluku Utara, H. Rajma Makka, yang turut mengantar Athan dan kakak perempuannya hingga ke Makassar, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak.

“Banyak yang sayang pada Athan, bahkan ada yang berniat mengadopsi. Tapi semua kembali kepada keluarga almarhumah. Bagaimanapun, Athan masih memiliki kakek dan nenek di Makassar. Merekalah yang memiliki hak terbesar. Hari ini kami hanya memastikan Athan pulang ke pangkuan keluarganya dengan penuh cinta,” tuturnya.

Diketahui, kakak perempuan Athan sebelumnya bekerja di Tobelo, Halmahera Utara. Ia sempat dipanggil pulang ketika sang ibu dalam kondisi kritis, dan tiba sesaat sebelum ajal menjemput.

Kini, Athan telah tiba di Makassar. Ia disambut pelukan hangat kakek, nenek, dan seluruh keluarga ibundanya.

Ia pulang tanpa ibu, namun membawa cerita tentang Ternate—tentang tanah rantau yang mengajarkannya arti kasih sayang, persaudaraan, dan kemanusiaan.

Di Kota Ternate, doa-doa terus mengalir.

Untuk Athan.

Untuk ibunya.

Dan untuk seluruh orang-orang baik di Maluku Utara yang telah membuktikan bahwa kemanusiaan tak pernah mengenal batas asal, suku, maupun daerah.

Artikel ini telah dibaca 595 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

NHM Salurkan 400 Bibit untuk Gerakan Sejuta Pohon 2026 di Halut

16 Februari 2026 - 11:24 WIT

Pasar Murah Ramadan 1447 H, Pemprov Malut Siapkan 9 Ton Sembako

13 Februari 2026 - 22:04 WIT

Sambut Ramadhan, Bapas Ternate Gelar Munggahan dan Tausiah Penguatan Iman

13 Februari 2026 - 20:47 WIT

Pakar Hukum: Ukuran Kepatutan Tunjangan DPRD Akan Diuji Penyidik

13 Februari 2026 - 17:38 WIT

Ketika Suara Warga Berhadapan dengan Tambang: Antara Hak, Izin, dan Tuduhan Kriminalisasi

13 Februari 2026 - 12:07 WIT

NHM Tutup BK3N 2026, Tegaskan K3 Bukan Sekadar Seremonial

12 Februari 2026 - 12:32 WIT

Trending di Daerah