TERNATE, SerambiTimur – Menutup tahun 2025, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Ternate menyalurkan bantuan dana sebesar Rp183.750.000 kepada 525 imam dan badan syara’ dari 161 masjid dan musalah yang tersebar di seluruh wilayah Kota Ternate.
Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Masjid Agung Almunawar Ternate, Selasa (23/12/2025), dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Ternate H. M. Tauhid Soleman, Wakil Wali Kota Nasri Abubakar, Sekretaris Kota Dr. Rizal Marsaoly, Komandan Lanal Ternate, Kepala Pengadilan Agama Ternate, serta perwakilan Kantor Kementerian Agama dan Polres Ternate.
Wali Kota Ternate Tauhid Soleman menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan hasil nyata dari pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang didukung penuh oleh masjid, musalah, dan masyarakat.
“Upaya saling membantu ini menumbuhkan silaturahmi yang kuat. Dengan kebersamaan seperti ini, kita berharap Kota Ternate selalu terhindar dari bencana dan musibah,” ujar Tauhid.
Ia juga menegaskan bahwa peran imam dan badan syara’ selama ini sangat strategis dalam menjaga kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat. Menurutnya, dedikasi tersebut patut diapresiasi dan terus ditingkatkan ke depan.
Selain itu, Tauhid mengapresiasi kinerja Baznas Kota Ternate yang dinilai responsif dan cepat berkoordinasi dengan Pemerintah Kota, khususnya dalam penanganan dan penyaluran bantuan bagi korban bencana di wilayah Sumatra.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Ternate Drs. H. Adam Ma’rus dalam laporannya menyampaikan bahwa sepanjang 2025, Baznas juga telah melaksanakan program uji coba micro finance masjid yang berjalan dengan baik dan direncanakan akan dikembangkan pada tahun mendatang.
Adam turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh imam dan badan syara’ atas kerja sama yang selama ini terjalin erat dengan Baznas dalam pengelolaan dan pendistribusian dana umat.
Terkait bantuan bencana di Sumatra, Adam menjelaskan bahwa Baznas Ternate melibatkan berbagai unsur, mulai dari masjid, sekolah, instansi pemerintah dan swasta, hingga masyarakat umum. Penggalangan dana dilakukan melalui rekening bank serta pengumpulan langsung (on the spot) saat kegiatan car free day setiap Minggu pagi.
“Alhamdulillah, hingga hari ini dana yang terkumpul mencapai Rp160 juta. Sebagian sudah kami salurkan langsung ke lokasi terdampak, khususnya Aceh dan Sumatra Utara, dengan personel Baznas yang turun langsung mendirikan dapur umum dan mendistribusikan logistik,” jelas Adam.














Tinggalkan Balasan