Menu

Mode Gelap

Politik · 10 Sep 2024 12:39 WIT ·

Akademisi Soroti Penurunan Elektabilitas Petahana dalam Survei PRC


 Muamil Sunan Perbesar

Muamil Sunan

Ternate, SerambiTimur-  Akademisi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Muamil Sunan, menyoroti tren hasil survei yang sering kali mengunggulkan petahana. Menurutnya, publik sudah tidak terkejut lagi karena hasil survei yang dilakukan terhadap petahana biasanya menunjukkan keunggulan dibanding kandidat lain.

“Jika survei dilakukan di daerah lain, petahana juga cenderung unggul. Masalahnya, responden yang diwawancarai sering kali adalah penerima manfaat atau pendukung petahana,” ujar Muamil, Selasa (10/9/2024).

Ia mencontohkan survei PRC (Public Research Center) pada Mei 2024, di mana petahana Tauhid meraih 65%, sementara Syahril Abdulrajak hanya 13,9%. Namun, hasil survei terbaru menunjukkan penurunan elektabilitas Tauhid menjadi 48%, sementara Syahril meningkat menjadi 29,5%.

Muamil juga mempertanyakan metodologi lembaga survei yang terkadang dinilai mengunggulkan petahana. “Survei PRC dikenal sebagai lembaga yang kredibel, tetapi perubahan hasil survei ini cukup signifikan, dan masyarakat perlu mempertimbangkan lembaga survei mana yang bisa dipercaya,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Fitu Geram, Air PDAM Hanya Mengalir Malam Hari

12 Juni 2026 - 18:03 WIT

Ilustrasi By SerambiTimur

Rapat Tertutup KPK dan Pemprov Malut di Ternate, Akses Media Dibatasi  

11 Juni 2026 - 11:17 WIT

Walikota Luruskan Anggaran Setda: Bukan Anggaran Pribadi, Sisa Dana Kembali ke Kas Daerah

10 Juni 2026 - 11:16 WIT

Transparansi Harta Pejabat Dipertanyakan: Walikota Tidore Tersandung Mobil Mewah dan Pajak Mati

9 Juni 2026 - 22:29 WIT

Ternate Cetak Rekor WTP Selama 12 Tahun

4 Juni 2026 - 21:14 WIT

Diskriminasi Ala Gubernur Sherly Tjoanda: Empat Pejabat Dinonaktifkan Tanpa Kejelasan, Sementara yang Terlibat Kasus Korupsi Tetap Berkuasa

4 Juni 2026 - 19:49 WIT

Trending di Daerah