Ternate, SerambiTimur- Akademisi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Muamil Sunan, menyoroti tren hasil survei yang sering kali mengunggulkan petahana. Menurutnya, publik sudah tidak terkejut lagi karena hasil survei yang dilakukan terhadap petahana biasanya menunjukkan keunggulan dibanding kandidat lain.
“Jika survei dilakukan di daerah lain, petahana juga cenderung unggul. Masalahnya, responden yang diwawancarai sering kali adalah penerima manfaat atau pendukung petahana,” ujar Muamil, Selasa (10/9/2024).
Ia mencontohkan survei PRC (Public Research Center) pada Mei 2024, di mana petahana Tauhid meraih 65%, sementara Syahril Abdulrajak hanya 13,9%. Namun, hasil survei terbaru menunjukkan penurunan elektabilitas Tauhid menjadi 48%, sementara Syahril meningkat menjadi 29,5%.
Muamil juga mempertanyakan metodologi lembaga survei yang terkadang dinilai mengunggulkan petahana. “Survei PRC dikenal sebagai lembaga yang kredibel, tetapi perubahan hasil survei ini cukup signifikan, dan masyarakat perlu mempertimbangkan lembaga survei mana yang bisa dipercaya,” tutupnya.



















Tinggalkan Balasan