TERNATE, SerambiTimur- Ketua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dobang Timur Perkasa, Nurhafni Panggabean, memberikan klarifikasi atas temuan belatung dalam menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Ternate.
Menurut Nurhafni, seluruh proses pengolahan hingga distribusi makanan telah dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat, termasuk pemeriksaan oleh tim ahli gizi sebelum disalurkan ke sekolah-sekolah.
“Kami punya tim yang memeriksa makanan sebelum dikirim. Semua menu dipastikan aman dan steril saat keluar dari dapur,” kata Nurhafni saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/7/2025).
Meski begitu, ia mengaku menerima laporan dari guru MTsN 1 Ternate terkait adanya belatung hidup dalam menu MBG. Namun berdasarkan informasi yang ia terima, belatung itu tidak berasal dari dalam makanan.
“Kalau belatung itu dari dalam makanan, seharusnya sudah mati karena makanan dimasak matang. Tapi ini hidup dan segar, kemungkinan berasal dari luar, bisa jadi dari lalat,” ujarnya.
Nurhafni menduga belatung tersebut muncul setelah makanan disajikan, kemungkinan akibat kontaminasi dari lingkungan sekitar. “Kita tidak bisa menyalahkan lalat juga. Tapi ke depannya kami akan lebih perketat kebersihan,” tambahnya.
Ia juga menyarankan agar masalah serupa dilaporkan terlebih dahulu ke pihak SPPG sebelum menyebar ke publik.
“Saya tidak melarang untuk disampaikan, tapi lebih baik dilaporkan dulu ke kami agar bisa ditangani langsung. Ini program nasional, jadi dampaknya besar jika informasi yang belum lengkap menyebar luas,” jelasnya.
Nurhafni menjelaskan bahwa menu MBG dimasak pada malam hari, menggunakan bahan segar yang langsung diolah tanpa disisakan. Menu pada hari itu terdiri dari nasi, ayam goreng mentega, tempe goreng, sayur labu dan wortel, serta buah pepaya.
“Kami juga selalu uji sampel makanan. Ke depannya, kami akan terus tingkatkan pengawasan,” pungkasnya.















Tinggalkan Balasan