Ternate, SerambiTimur – Program pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ternate kembali menunjukkan hasil positif. Rabu (25/6), Kalapas Perempuan Ternate, Agustina, bersama Ketua Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Daerah Maluku Utara, Syarifah Mahdar, memanen sayur hidroponik hasil budidaya warga binaan di lahan pertanian Lapas.
Kegiatan yang dimulai pukul 10.20 WIT ini merupakan bagian dari implementasi Program Akselerasi Menteri Hukum dan HAM dalam pemberdayaan warga binaan. Menurut Agustina, hasil panen tersebut menjadi bukti nyata bahwa warga binaan mampu berkontribusi dalam ketahanan pangan.
“Hasil panen ini merupakan wujud nyata implementasi Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam pemberdayaan warga binaan, serta semangat Pemasyarakatan ‘Pasti Bermanfaat’ untuk masyarakat. Saya bangga warga binaan Lapas Perempuan turut berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional,” ujar Agustina.
Menariknya, hasil panen langsung dibeli oleh para anggota PIPAS sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga binaan.
Kegiatan berlangsung lancar hingga selesai. Selain menjadi bagian dari program pembinaan, kegiatan ini juga menjadi wadah sinergi antara petugas pemasyarakatan dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang produktif dan berdaya guna.















Tinggalkan Balasan