Tidore, SerambiTimur– Kondisi Terminal Pelabuhan Loleo di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, dikeluhkan pengguna karena dinilai kumuh dan tak terawat. Sampah berserakan, plafon bocor, dan toilet berbau membuat terminal tidak nyaman digunakan.
“Sangat tidak nyaman. Sampah di mana-mana, plafon bocor, dan toiletnya bau,” kata salah satu pengunjung, Idham, saat ditemui di lokasi, Rabu (11/6/2025). Ia menyebut kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bagi kesehatan pengguna.
Masyarakat berharap pembangunan selasar terminal yang menggunakan anggaran Rp 338,4 juta dari APBD 2024 bisa menjadi titik awal pembenahan fasilitas terminal secara menyeluruh.
“Kami minta perhatian serius dari Dinas Perhubungan. Terminal ini pintu masuk penting, harus bersih dan layak,” tambah Idham.
Warga menilai kualitas pelayanan di terminal harus ditingkatkan agar pengguna merasa aman dan nyaman. Dinas Perhubungan Kota Tidore diminta segera turun tangan.















Tinggalkan Balasan