TERNATE, SerambiTimur – Seorang lurah aktif di Kota Ternate, Rahmat Amir, kini berurusan dengan hukum setelah diduga terlibat dalam aksi pencurian sejumlah handphone milik warga. Peristiwa yang menghebohkan ini terjadi pada Kamis (17/4/2025), dan langsung ditangani pihak Polres Ternate.
Informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat sejumlah warga tengah menikmati waktu mandi di pantai. Saat mereka meninggalkan pakaian dan ponsel di tepi pantai, Rahmat Amir diduga memanfaatkan situasi tersebut untuk mengambil beberapa unit handphone.
Aksi yang tak biasa ini segera diketahui warga, yang kemudian melaporkannya ke polisi. Tak butuh waktu lama, aparat bergerak cepat dan menangkap Rahmat Amir di kediamannya.
Dalam pemeriksaan awal, Rahmat Amir mengakui perbuatannya. Polisi juga menemukan lima hingga enam unit handphone di kantornya, yang diduga merupakan hasil pencurian tersebut.
Camat Ternate Utara, Sunarto Taher, saat dikonfirmasi Selasa (22/4), membenarkan adanya laporan terkait salah satu lurah di wilayahnya. Namun, ia menyebut masih menunggu pernyataan resmi dari kepolisian.
“Informasinya memang ada, tapi kami masih menunggu kepastian dari Polres Ternate. Saya juga belum sempat ke sana,” ujarnya.
Sunarto menambahkan, apabila Rahmat Amir terbukti bersalah dan telah ditahan, maka pihak kecamatan akan segera berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk menunjuk pelaksana tugas (Plt) lurah.















Tinggalkan Balasan