TERNATE, SerambiTimur – Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate yang menghadiri pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Jakarta pada 20 Februari lalu dinilai hanya mencari muka.
Akademisi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Nurdin Muhammad, menilai banyak pejabat Pemkot yang lebih sibuk mencari perhatian daripada fokus bekerja.
“Pak wali dan wakil harus jeli melihat mana pejabat yang benar-benar bekerja dan mana yang hanya cari muka. Ini penting agar roda pemerintahan berjalan lebih baik,” ujar Nurdin saat dikonfirmasi, Jumat (21/2/2025).
Ia menegaskan, wali kota perlu menerapkan prinsip seleksi berbasis kompetensi. Pejabat yang tidak memiliki kemampuan dan hanya sibuk mencari perhatian sebaiknya tidak dimasukkan dalam kabinet periode kedua.
“Saya yakin Pak Wali dan Wakil sudah tahu siapa yang layak dipertahankan dan siapa yang tidak,” tegasnya.
Nurdin juga menyoroti minimnya pejabat yang benar-benar memiliki kapasitas untuk bekerja secara profesional. Ia mencontohkan, organisasi perangkat daerah (OPD) yang diberi tanggung jawab meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tetapi tidak mencapai target harus dievaluasi.
“Kalau realisasi PAD tidak sesuai target, berarti kinerja mereka perlu dipertanyakan. Pemkot harus berani melakukan evaluasi agar pemerintahan berjalan lebih efektif,” pungkasnya.















Tinggalkan Balasan