LABUHA, SerambiTimur – Wakil Ketua Tim Pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Bahrain Kasuba dan Umar Hi Soleman (BK-UHS), Sagaf Hi Taha, melontarkan kritik tajam terhadap kepemimpinan Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba, dalam kampanye di Desa Suma Tinggi, Kokotu, Nang, dan Indari pada Senin (21/10).

Dalam orasinya, Sagaf menyoroti kebijakan Bupati Bassam Kasuba yang dinilai belum menyentuh langsung masyarakat Bacan Barat, terutama terkait pembangunan infrastruktur jalan lingkar Pulau Bacan yang dianggap stagnan selama hampir setahun Bassam menjabat.
“Jalan lingkar Bacan ini seharusnya menjadi prioritas, tapi selama kurang lebih 9 atau 10 bulan, tidak ada progres pembangunan. Ini yang perlu kita kritik,” tegas Sagaf.
Politisi Golkar itu menambahkan, asas pemerintahan adalah kesinambungan, dan program pembangunan yang sudah dimulai pada pemerintahan sebelumnya, terutama di masa Bahrain Kasuba, seharusnya diteruskan. Namun, menurutnya, hal itu tidak terjadi di bawah kepemimpinan Bassam.
Ia mengungkapkan bahwa di masa pemerintahan Bahrain Kasuba, pembangunan di Halmahera Selatan mengalami peningkatan signifikan, dengan berbagai proyek besar seperti pembangunan puskesmas di 14 kecamatan, RSUD Labuha, dan pembukaan badan jalan lingkar di Pulau Mandioli dan Bacan. Namun, di era Bassam, dia menilai kemajuan tersebut mengalami kemunduran.
“Pada masa Bahrain, pembangunan Halsel maju pesat. Tapi di era Bassam, apa yang bisa dibanggakan? Kita justru mengalami kemunduran,” lanjut Sagaf.
Sagaf juga mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang sudah terbukti memenuhi janjinya. “Bahrain sudah membuktikan itu selama lima tahun kepemimpinannya, sementara yang lain masih berjanji,” pungkasnya.













Tinggalkan Balasan