Labuha, SerambiTimur – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan, Bahrain Kasuba dan Umar Hi Soleman (BK-UHS), berkomitmen membangun Jembatan Bacan-Kasiruta (JBK) sebagai penghubung dua pulau strategis, Bacan dan Kasiruta, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di masa depan.
Dalam kampanye di Desa Loleo Jaya, Kecamatan Kasiruta Timur, Bahrain Kasuba mengungkapkan bahwa selain melanjutkan pembangunan jalan lingkar di Pulau Kasiruta, pasangan BK-UHS telah merancang dan menganalisis proyek besar pembangunan JBK. Menurut Bahrain, jembatan ini akan menjadi penghubung integral bagi masyarakat kedua pulau yang memiliki sejarah panjang dan potensi ekonomi yang besar.
“Kami telah merancang dan melakukan analisis yang matang. Jika diberi amanah memimpin Halmahera Selatan pada periode 2024-2029, kami akan mewujudkan pembangunan jembatan ini sebagai bagian penting penghubung Bacan dan Kasiruta yang memiliki nilai sejarah,” jelas Bahrain.
Bahrain menambahkan, pembangunan JBK tidak hanya didasarkan pada sejarah, tetapi juga mempertimbangkan aspek budaya dan ekonomi. “Selama ini akses antara kedua pulau masih bergantung pada transportasi laut. Dengan jembatan ini, perjalanan akan menjadi lebih mudah dan modern,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan jembatan tersebut akan meningkatkan taraf hidup masyarakat di Kecamatan Kasiruta Barat dan Kasiruta Timur, yang selama ini memiliki potensi ekonomi besar namun terkendala oleh minimnya transportasi. Menurut Bahrain, dengan adanya jembatan ini, hasil pertanian dan perikanan masyarakat Kasiruta tidak akan lagi terhambat oleh masalah distribusi.
“Kalau jembatan ini terbangun, saya yakin hasil pertanian dan perikanan dari Kasiruta akan lebih mudah dipasarkan, sehingga mengurangi beban petani dan nelayan,” tuturnya.
Lebih jauh, Bahrain menyebutkan bahwa JBK kemungkinan akan menjadi jembatan paling megah di Maluku Utara, dengan anggaran mencapai Rp 200 miliar untuk kawasan strategis dan infrastruktur Halsel. Pembangunan jembatan itu sendiri diperkirakan menelan biaya miliaran rupiah, dan akan melibatkan kerja sama dengan pihak swasta serta BUMN.
“Pembangunan ini tidak hanya untuk kemudahan transportasi, tapi juga investasi besar untuk masa depan Halmahera Selatan,” tutupnya.












Tinggalkan Balasan