Menu

Mode Gelap

Politik · 9 Sep 2024 04:56 WIT ·

Muamil Sunan: Kepemimpinan Tauhid Soleman Tak Lagi Di Andalkan


 Muamil Sunan Perbesar

Muamil Sunan

TERNATE, SerambiTimur- Tagline “Ternate Berbenah” yang digembar-gemborkan oleh Pemerintah Kota tampaknya hanya menjadi kiasan tanpa bukti nyata dalam kebijakan yang dijalankan. Istilah *berbenah* yang seharusnya mencerminkan pembaruan, perbaikan, dan pembangunan terukur, belum tampak terealisasi dalam setiap langkah yang menggunakan anggaran daerah (APBD).

Jika benar Ternate berbenah, maka kebijakan yang diambil semestinya mengatasi masalah mendasar seperti sampah dan kesemrawutan tata kota. Proses pembangunan kota harus berdasarkan perencanaan matang, bukan sekadar angan-angan atau ilusi. Prinsip dasar perencanaan perkotaan seperti keberlanjutan—yang meliputi pengelolaan lingkungan, terutama sampah—dan keadilan akses bagi semua warga, tampaknya belum sepenuhnya diadopsi.

Pemerintahan *ANDALAN* di bawah kepemimpinan Wali Kota M. Tauhid Soleman sepertinya tak lagi bisa diandalkan. Alokasi anggaran yang terkesan hanya untuk program bansos atau pembangunan pangkalan ojek tidak mampu mewujudkan visi “Ternate Mandiri dan Berkeadilan.” Masalah-masalah krusial seperti penanganan sampah, ketersediaan air bersih, serta pembangunan wilayah Bastiong-Hiri-Moti (BaHiM) justru semakin parah.

Di penghujung masa jabatannya, Wali Kota M. Tauhid Soleman meninggalkan kesan buruk atas kebijakan yang dijalankan. Pembangunan yang lebih berorientasi pada proyek-proyek di pusat kota tak selaras dengan program prioritas *ANDALAN*, dan cenderung menjadi pemborosan anggaran tanpa dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.

Masalah kota yang semakin kompleks, seperti pengelolaan sampah dan ketersediaan air bersih, hingga kini belum mendapatkan perhatian serius. Tagline “Ternate Berbenah” terasa hampa jika tidak ada pembaruan atau pembangunan yang mampu memperbaiki keadaan sosial dan lingkungan di kota Rempah ini.

Demikian pandangan Muamil Sunan, akademisi Universitas Khairun Ternate, dalam kritiknya terhadap kebijakan pembangunan di Ternate.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkot Ternate Launching BSPS 2026, Warga Kastela Mulai Terima Bantuan Rumah Layak Huni

20 Mei 2026 - 16:23 WIT

Pemda se-Malut Sinkronkan Program Daerah dengan Asta Cita Presiden

20 Mei 2026 - 16:20 WIT

Sekda Ternate Dorong BP2RD Genjot PAD Lewat Digitalisasi

20 Mei 2026 - 09:44 WIT

Kasus Tunjangan DPRD Malut Rp139 Miliar Mandek, Kini Muncul Anggaran Perjalanan Dinas Rp46,3 Miliar

19 Mei 2026 - 15:04 WIT

TEGAS! Suarez Tolak Pembubaran dan Pelarangan Pemutaran Film “Pesta Babi”: “Ini Riset, Edukasi, dan Hak Masyarakat”

18 Mei 2026 - 16:04 WIT

Nonton Bareng Film “Pesta Babi” di Ternate, Akademisi dan Praktisi Hukum Soroti Ancaman Eksploitasi Alam dan Hak Masyarakat Adat

18 Mei 2026 - 16:02 WIT

Trending di Ternate