Menu

Mode Gelap

Buah Pikir · 12 Mei 2026 17:11 WIT ·

Pulangnya “Barifola”: Permintaan Terakhir Sang Ibu Kini Terwujud, H. Burhan Abdurahman Beristirahat di Tanah Kelahiran


 Pulangnya “Barifola”: Permintaan Terakhir Sang Ibu Kini Terwujud, H. Burhan Abdurahman Beristirahat di Tanah Kelahiran Perbesar

TERNATE, SerambiTimur — Di antara ribuan pelayat yang memadati halaman Kantor Wali Kota Ternate, Selasa (12/5/2026), suasana haru terasa begitu pekat. Tangis pecah di beberapa sudut, doa-doa lirih terus dipanjatkan, sementara langit Ternate seolah ikut menunduk menyambut kepulangan seorang putra terbaik daerah ini.

Hari itu bukan sekadar prosesi pemindahan makam. Itu adalah perjalanan pulang seorang anak kepada ibunya. Sebuah permintaan terakhir yang lama tersimpan dalam doa seorang perempuan tua bernama Hj. Fatma Adjaran.

Sang ibu, yang wafat pada Februari 2025 di usia 93 tahun, semasa hidupnya memiliki satu harapan sederhana namun begitu mendalam: agar putranya, Dr. H. Burhan Abdurahman, suatu hari dipulangkan ke tanah kelahirannya dan dimakamkan di dekat dirinya.

Dan pada Selasa itu, doa tersebut akhirnya menjadi kenyataan.

Mantan Wali Kota Ternate dua periode tersebut resmi dipindahkan dari Desa Macanda, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menuju Pekuburan Islam Kota Ternate. Kini, ia beristirahat tenang di samping makam ibundanya, di tanah yang begitu dicintainya sepanjang hidup.

Kepulangan itu menjadi momen emosional bagi masyarakat Ternate. Bukan hanya karena mereka kembali “bertemu” dengan sosok pemimpin yang pernah membangun kota ini, tetapi juga karena kisah di balik kepulangan tersebut menyentuh sisi paling manusiawi: cinta seorang ibu dan bakti seorang anak.

Perjalanan Pulang Sang Pemimpin

Jenazah almarhum diterbangkan dari Makassar dan tiba di Bandara Sultan Babullah Ternate pada pagi hari. Dari sana, iring-iringan kendaraan membawa jenazah menuju rumah keluarga di Kelurahan Moya, Kecamatan Ternate Tengah.

Sepanjang perjalanan, warga berdiri di tepi jalan. Banyak yang melambaikan tangan, sebagian lainnya menundukkan kepala sambil berdoa. Tak sedikit pula yang menitikkan air mata.

Bagi masyarakat Ternate, Burhan Abdurahman bukan sekadar mantan wali kota. Ia adalah pemimpin yang tumbuh bersama rakyatnya.

Di rumah keluarga, ribuan warga telah menunggu untuk memberikan penghormatan terakhir. Suasana menjadi semakin khidmat ketika prosesi pelepasan resmi digelar di halaman Kantor Wali Kota Ternate, dipimpin langsung oleh Wali Kota Ternate, Dr. M. Tauhid Soleman.

Hadir dalam prosesi tersebut jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, ASN, hingga masyarakat dari berbagai penjuru Pulau Ternate.

Dalam sambutannya, Sultan Tidore, H. Husain Syah, yang mewakili keluarga besar, menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya harapan sang ibu.

“Beliau mengabdikan hidupnya untuk daerah ini. Rendah hati, dekat dengan rakyat, dan selalu memikirkan masyarakat kecil. Hari ini, keinginan luhur ibundanya akhirnya terpenuhi. Anak dan ibu kini kembali bersanding dalam damai di tanah Ternate,” ujar Sultan Husain dengan suara bergetar.

Barifola”, Nama yang Hidup di Hati Rakyat

Dr. H. Burhan Abdurahman memimpin Kota Ternate selama dua periode, yakni 2010–2015 dan 2016–2021. Namun, bagi masyarakat, nama besarnya tak pernah lepas dari satu julukan yang begitu melekat: “Barifola.”

Di Maluku Utara, Barifola bukan sekadar panggilan. Itu adalah simbol kesederhanaan, kedekatan, dan kerendahan hati.

Julukan itu lahir dari cara Burhan memimpin. Ia dikenal membuang jauh sekat protokoler. Warga terbiasa melihatnya berjalan kaki menyusuri lorong-lorong kecil, duduk di teras rumah warga, mendengar keluhan masyarakat tanpa jarak.

Ia hadir bukan sebagai pejabat yang ingin dihormati, tetapi sebagai bagian dari rakyat itu sendiri.

“Beliau itu Barifola sejati. Duduk sama rata dengan masyarakat, makan bersama rakyat, dan mendengar langsung apa yang kami rasakan,” kenang seorang warga yang hadir dalam prosesi pemakaman.

Kesederhanaan itulah yang membuat namanya tetap hidup di hati masyarakat, bahkan setelah wafat pada 4 Juli 2021 di Makassar, usai berjuang melawan sakit.

Warisan yang Tetap Berdiri di Kota Ternate

Di balik sikap sederhananya, Burhan Abdurahman dikenal sebagai salah satu arsitek pembangunan Kota Ternate modern.

Di masa kepemimpinannya, wajah kota mulai berubah. Penataan kawasan pusat kota dilakukan secara bertahap, ruang terbuka hijau dibangun, drainase dan jalan diperbaiki, serta kawasan pesisir yang sebelumnya semrawut mulai ditata lebih rapi.

Ia juga mendorong identitas Ternate sebagai kota bahari yang bersih, tertata, dan berbudaya.

Namun perhatian Burhan tak hanya tertuju pada pembangunan fisik. Ia memberi perhatian besar pada pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat kecil.

Program bantuan sosial, pembangunan rumah layak huni, hingga pelayanan publik menjadi fokus yang terus ia dorong selama menjabat.

Baginya, pembangunan bukan sekadar membangun gedung dan jalan, tetapi juga membangun manusia.

Kini Ia Telah Pulang

Di pemakaman yang tenang itu, Burhan Abdurahman akhirnya kembali ke tanah yang membesarkan dirinya.

Tak jauh dari pusara sang ibu, ia kini beristirahat dalam damai.

Bagi masyarakat Ternate, kepulangan ini bukan sekadar pemindahan makam. Ini adalah kepulangan seorang anak kepada ibunya, sekaligus kepulangan seorang pemimpin ke tengah rakyat yang selalu mencintainya.

Nama Burhan Abdurahman mungkin telah berhenti dari panggung pemerintahan, tetapi kisah tentang “Barifola” akan terus hidup dari generasi ke generasi — tentang seorang pemimpin yang membangun kota dengan hati, dan seorang anak yang akhirnya pulang memenuhi doa ibunya.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

FORMAPAS Malut Desak Gubernur Copot Kepala BAPPENDA

12 Mei 2026 - 18:06 WIT

Jejak yang Tak Dikubur Waktu

12 Mei 2026 - 14:31 WIT

Tinju dan Ambisi Ternate: Misi 10 Emas Nasri Abubakar di Porprov Malut

12 Mei 2026 - 13:51 WIT

Lima Tahun Dimakamkan, Jenazah H. Burhan Abdurahman Masih Utuh

12 Mei 2026 - 11:35 WIT

Kapolres Ternate Pimpin Sertijab Kasat Samapta dan Kapolsek Ternate Utara

11 Mei 2026 - 18:18 WIT

2 WNA 1 WNI Tewas Saat Erupsi Gunung Dukono Halmahera Utara

9 Mei 2026 - 10:31 WIT

Trending di Daerah