HALUT, SerambiTimur – Pelayanan listrik PT PLN (Persero) di Kecamatan Malifut, Kabupaten Halmahera Utara, menuai sorotan warga. Dalam sepekan terakhir, pemadaman listrik disebut terjadi berulang kali tanpa pemberitahuan resmi dari pihak PLN.
Uphi, warga Malifut, menyampaikan kepada serambitimur.com pada dini hari Rabu (11/02) bahwa frekuensi pemadaman semakin mengkhawatirkan. Dalam satu malam, listrik dapat padam dua hingga tiga kali.
“Pelayanannya sangat tidak memuaskan. Kami minta PLN segera memperbaiki kondisi ini,” katanya.
Antho, warga lainnya, menegaskan bahwa setiap kali listrik padam di wilayah Malifut, tidak ada pemberitahuan sebelumnya dari manajemen PLN setempat. Menurutnya, sebagai penyedia layanan publik, PLN wajib memberikan informasi yang jelas kepada pelanggan.
“Jika ada gangguan teknis atau pemeliharaan, harus diumumkan lebih dulu agar masyarakat bisa bersiap. Jangan sampai pemadaman dilakukan mendadak tanpa informasi,” ujarnya.
Ia menyebut pemadaman tidak hanya terjadi di luar jadwal, tetapi berlangsung terus-menerus bahkan tanpa penjelasan yang memadai.
Dampaknya, berbagai aktivitas warga terganggu. Pekerjaan rumah tangga terhambat, pelaku usaha kecil mengalami kerugian akibat operasional yang terhenti mendadak, dan kegiatan belajar anak-anak yang menggunakan perangkat elektronik ikut terganggu.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PLN Malifut belum memberikan keterangan resmi meski upaya konfirmasi terus dilakukan.














Tinggalkan Balasan