TERNATE, SerambiTimur – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mendapat mandat langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, prosedur kerja, serta penyerapan anggaran tahun 2026 agar lebih optimal dibanding tahun sebelumnya.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kementerian Dalam Negeri akan menggelar kegiatan nasional yang membahas pengelolaan keuangan daerah, dengan Provinsi Maluku Utara ditunjuk sebagai tuan rumah.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Maluku Utara, Ahmad Purbaya, mengonfirmasi hal tersebut melalui pesan WhatsApp pada Jumat (27/01).
“Provinsi Maluku Utara ditunjuk sebagai tuan rumah kegiatan nasional Kemendagri yang membahas pengelolaan keuangan daerah, prosedur operasional, regulasi Permendagri, serta strategi percepatan penyerapan anggaran,” ujar Purbaya.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi prioritas pemerintah pusat karena penyerapan anggaran daerah berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Purbaya menjelaskan, seluruh pemangku kepentingan pengelolaan keuangan daerah dari seluruh Indonesia akan dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
“Kami mengundang Sekretaris Daerah, Bappeda, BPKAD, Bapenda, dan Inspektorat dari seluruh provinsi dan kabupaten/kota. Pembahasan mencakup seluruh siklus pengelolaan keuangan, mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pemeriksaan,” jelas mantan Kepala Inspektorat Provinsi Maluku Utara itu.
Kegiatan resmi Kemendagri ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari di Kota Ternate dan akan dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri pada Rabu (28/01).
“Kita ingin menyamakan persepsi dan meningkatkan mutu tata kelola keuangan daerah agar pelaksanaan APBD 2026 lebih tertib, efektif, dan akuntabel,” pungkas Purbaya.














Tinggalkan Balasan