Menu

Mode Gelap

Hukum & Kriminal · 9 Jan 2026 18:27 WIT ·

Diduga Cari Aman, Kepala OPD Malut Saling Siku Rebut Perhatian Gubernur


 Diduga Cari Aman, Kepala OPD Malut Saling Siku Rebut Perhatian Gubernur Perbesar

SOFIFI, SerambiTimur- Dinamika internal Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut) belakangan menjadi sorotan. Sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diduga saling bersaing secara tidak sehat demi mendapatkan perhatian langsung dari Gubernur Maluku Utara.

Isu ini mencuat ke publik seiring dengan menguatnya sejumlah persoalan strategis, mulai dari temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-RI) Perwakilan Maluku Utara, hingga penanganan isu-isu publik, khususnya bencana alam yang melanda Halmahera Barat dan Halmahera Utara. Kondisi tersebut diduga memicu praktik “saling siku” antar pimpinan OPD.

Seorang sumber internal Pemprov Malut yang enggan disebutkan namanya, kepada media ini pada Jumat (09/01/2026) mengungkapkan bahwa beberapa Kepala OPD terlihat berlomba-lomba tampil paling responsif setiap kali ada arahan langsung dari Gubernur.

“Bahkan ada yang secara sengaja menyampaikan informasi sepihak kepada Gubernur dengan tujuan menjatuhkan Kepala OPD lain yang dinilai dekat dengan pimpinan,” ungkap sumber tersebut.

Menurutnya, manuver ini dilakukan untuk mencari posisi aman sekaligus membangun simpati di mata Gubernur Maluku Utara.

“Beberapa kali terlihat mereka berlomba-lomba melaporkan perkembangan pekerjaan, bahkan ada yang mengurangi peran pihak lain demi menunjukkan kontribusi pribadi,” lanjutnya.

Situasi ini semakin menarik perhatian publik setelah diketahui bahwa sejumlah OPD masuk dalam daftar pemeriksaan tim internal Pemprov Malut. Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Perwakilan Maluku Utara terkait pengelolaan anggaran dan pelaksanaan program kerja.

Sumber tersebut menyebutkan, sebagian rekomendasi BPK telah ditindaklanjuti, namun sebagian lainnya belum, meski rekomendasi tersebut bersifat kolektif dan wajib dituntaskan oleh masing-masing OPD.

Saat ini, tim internal Pemprov Malut telah melakukan verifikasi data dan dokumen dari OPD yang menjadi objek pemeriksaan. Kondisi tersebut membuat sebagian Kepala OPD semakin agresif menunjukkan kinerja, guna membangun citra bahwa instansi yang mereka pimpin berjalan baik dan bebas dari persoalan keuangan.

Namun demikian, sejumlah pihak internal menilai bahwa meski kompetisi kinerja diperlukan, praktik “saling siku” justru berpotensi merusak sinergi antar OPD dan menghambat pelayanan publik, terlebih di tengah proses pemeriksaan yang masih berjalan.

Artikel ini telah dibaca 174 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Demo di Kemenag dan KPK, FAKI RI Desak Copot Kakanwil Kemenag Malut

26 Juni 2026 - 08:38 WIT

Bapenda Gerak Cepat Tindaklanjuti Temuan BPK, Tunggakan Pajak Perusahaan Tambang Mulai Dibayar

23 Juni 2026 - 16:21 WIT

GPM Malut Jilid II Kepung Kejagung dan KPK, Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Rp139,2 Miliar

23 Juni 2026 - 16:09 WIT

Di Bela Hotel Ternate: Gubernur Sherly Tekankan Data Akurat Kunci Kebijakan, Ajak Masyarakat Dukung Sensus Ekonomi 2026  

20 Juni 2026 - 13:56 WIT

Di Balik Angka Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara: Infrastruktur dan SDM Jadi Kunci Pemerataan Manfaat Pembangunan

17 Juni 2026 - 22:37 WIT

GPM Desak JAMPIDSUS Ambil Alih Dugaan Korupsi Puluhan Miliar di DPRD Malut

16 Juni 2026 - 22:54 WIT

Trending di Hukum & Kriminal