Menu

Mode Gelap

Uncategorized · 14 Jan 2026 17:56 WIT ·

Tim Pemenangan Serly–Sarbin Ternate Ingatkan Gubernur: Waspadai Konflik Kepentingan di Birokrasi Malut


 Tim Pemenangan Serly–Sarbin Ternate Ingatkan Gubernur: Waspadai Konflik Kepentingan di Birokrasi Malut Perbesar

TERNATE, SerambiTimur – Tim Pemenangan Serly–Sarbin Kota Ternate melayangkan peringatan keras kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara menyusul mencuatnya aroma tak sedap di internal birokrasi Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Isu saling sikut, persaingan tidak sehat, hingga dugaan saling menjatuhkan antarpejabat dinilai mengindikasikan adanya skenario kepentingan terselubung yang dirancang oleh aktor-aktor birokrasi tertentu demi kepentingan jangka panjang.

Ketua Tim Pemenangan Serly–Sarbin Kota Ternate, Amrin M. Taher, menegaskan bahwa dinamika konflik kepentingan yang kini terlihat mengharuskan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda untuk lebih cermat, hati-hati, dan berikhtiar dalam membaca arah birokrasi ke depan.

“Gubernur harus jeli melihat dinamika birokrasi saat ini. Jangan sampai pemerintahan yang baru justru tersandera oleh konflik kepentingan internal,” ujar Amrin.

Ia berharap pemerintahan Serly–Sarbin benar-benar berjalan sesuai semangat transformasi birokrasi menuju good governance, sebagaimana tertuang dalam visi dan misi pasangan tersebut, terutama dalam penerapan prinsip meritokrasi.

Menurut Amrin, komitmen menciptakan pemerintahan yang bersih, bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), transparan, serta akuntabel bukan sekadar jargon kampanye, melainkan harus diwujudkan secara nyata dalam praktik pemerintahan.

“Ini adalah janji politik yang digaungkan selama kampanye Pilgub. Maka wajib dijaga konsistensinya,” tegasnya.

Amrin juga menyoroti proses pengusulan dan pelantikan pejabat eselon III dan IV yang baru saja dilakukan. Ia menilai terdapat indikasi skenario yang diatur oleh aktor-aktor tertentu.

Sebagai relawan dan tim pemenangan yang memiliki tanggung jawab moral, pihaknya mendesak Gubernur Maluku Utara agar bersikap tegas dan tidak terjebak oleh bisikan maupun konflik kepentingan dari pihak-pihak yang haus jabatan dan kekuasaan.

Selain itu, Tim Pemenangan Serly–Sarbin juga menyinggung kebijakan penonaktifan sejumlah pejabat dengan alasan status terperiksa oleh tim internal Inspektorat.

“Kami mendukung penuh kebijakan tersebut, tetapi asas keadilan harus ditegakkan. Jika ada pejabat lain dengan status terperiksa, maka sanksinya juga harus sama,” kata Amrin.

Ia menekankan, ketegasan gubernur sangat diperlukan agar tidak muncul preseden buruk di mata publik Maluku Utara. Pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel dinilai menjadi kunci membangun kembali kepercayaan masyarakat.

Sebagai contoh, Amrin mengungkap adanya pelantikan pejabat yang dinilai memiliki hubungan kekerabatan dalam satu lingkup dinas, di antaranya Risman Iryanto Djafar sebagai Sekretaris Dinas PUPR sekaligus Plt Kadis PUPR, Restuina Irene Djafar sebagai Sekretaris Dinas Perkim, serta Muhammad Abdul Kahar sebagai Kabid Tata Ruang Dinas PUPR yang juga merupakan suami sekaligus ipar dari pimpinan dinas terkait.

“Kondisi seperti ini harus menjadi perhatian serius gubernur agar prinsip meritokrasi tidak sekadar slogan,” pungkas Amrin.

Artikel ini telah dibaca 246 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

60 Hari Masa Transisi Dimulai, Ternate Akhiri Tanggap Darurat, Fokus Rekonstruksi Rumah dan Fasilitas

15 April 2026 - 19:06 WIT

Pakar Hukum Desak Kejati Malut Buka Hasil Penyidikan Tunjangan DPRD

8 April 2026 - 13:22 WIT

PKSDA Rilis Tinjauan Yuridis Operasional PT Smart Marsindo di Pulau Gebe

26 Januari 2026 - 20:04 WIT

Tidore Soroti Evaluasi Terlambat dan Jalan Payahe–Dehepodo di Forum Kada Malut

17 Desember 2025 - 21:03 WIT

Akademisi Desak Kejati Malut Naikkan Status Kasus Tunjangan DPRD

16 Desember 2025 - 17:06 WIT

Akselerasi 3 Juta Rumah: Gubernur Sherly Menjawab Tantangan 50 Ribu Hunian Tidak Layak di Malut

11 Desember 2025 - 13:35 WIT

Trending di Daerah