Halten, SerambiTimur- Relawan “Tidore For Gamrange,” yang terdiri dari mahasiswa dan pemuda, menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara.
Halmahera Tengah, yang merupakan bagian dari wilayah Kesultanan Tidore dan Nyili Lofo-lofo, menunjukkan kepedulian antarwarga melalui aksi ini. Penyaluran bantuan dimulai pukul 12:00 WIT melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan dilanjutkan di Desa Lokulamo, Kecamatan Weda Tengah. Bantuan diterima secara simbolis oleh tokoh masyarakat Desa Lokulamo pada Sabtu (27/7/2024).
Koordinator Tidore For Gamrange, Astrid Hasan, menjelaskan bahwa penggalangan dana dilakukan pada 25-26 Juli 2024. Dana yang terkumpul digunakan untuk membeli kebutuhan bagi warga terdampak banjir, seperti kebutuhan bayi dan bahan pokok lainnya.
“Bantuan yang diserahkan ke BPBD berupa popok bayi, pembalut, air mineral, mi instan, pakaian, selimut, dan minyak kayu putih. Bantuan ini diterima oleh Sekretaris BPBD Kabupaten Halmahera Tengah beserta stafnya,” ujar Astrid.
Astrid juga menyampaikan terima kasih dan doa untuk warga Kota Tidore Kepulauan yang telah mendonasikan rezekinya. Ia berharap bantuan yang diterima Kepala Desa Lokulamo dapat bermanfaat bagi warga yang terdampak banjir dan sudah kembali ke rumah masing-masing.
Sekretaris BPBD Kabupaten Halmahera Tengah, Muhlis Tahir, mengatakan bantuan dari relawan Tidore For Gamrange dan Kesultanan Tidore akan disalurkan sesuai data yang diperoleh. “Desa yang paling terdampak banjir adalah Lokulamo dan Transkobe. Kami ucapkan terima kasih atas bantuan ini dan akan segera mendistribusikannya,” ungkap Muhlis.
Kepala Desa Lokulamo, Aklion Sangaji, menyampaikan terima kasih kepada relawan atas bantuan yang disalurkan. Namun, ia juga mengungkapkan bahwa masih ada beberapa kebutuhan pokok yang diperlukan, seperti minyak tanah, minyak kelapa, gula pasir, kopi, teh, perlengkapan bayi, susu beruang, dan air bersih.













Tinggalkan Balasan