Halbar, SerambiTimur- Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Halmahera Barat, Sonya Mail, mengumumkan bahwa anggaran hibah untuk Pilkada serentak 2024 sebesar Rp15 miliar telah mulai dicairkan.
Pencairan anggaran tersebut dilakukan pada 9 Agustus, dengan alokasi Rp10 miliar untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU), Rp3 miliar untuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Rp1 miliar untuk keamanan yang akan dikelola oleh TNI dan Polri. Hal ini disampaikan Sonya Mail saat dikonfirmasi oleh wartawan pada Selasa (12/08).
Sonya menegaskan bahwa pencairan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah Halmahera Barat untuk menciptakan stabilitas politik yang kondusif serta memberikan dukungan penuh kepada penyelenggara dan pihak keamanan.
“Pencairan ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat dan meningkatkan partisipasi publik demi kelancaran Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Halmahera Barat,” ujar Sonya.
Dukungan ini, menurutnya, adalah bentuk dukungan moral dari pemerintah daerah kepada penyelenggara pemilu serta aparat keamanan di Kabupaten Halmahera Barat.















Tinggalkan Balasan