Menu

Mode Gelap

Haltim · 17 Jul 2024 07:56 WIT ·

Pembangunan Pemecah Ombak di Maba Serap Anggaran Rp 30,78 Miliar


 Talud Pemecah Ombak Perbesar

Talud Pemecah Ombak

MABA, SerambiTimur – Proyek pembangunan pemecah ombak di Desa Sangaji dan Soagimalaha, Kecamatan Kota Maba, Kabupaten Halmahera Timur, menyedot anggaran APBD yang cukup besar. Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 30,78 miliar.

Proyek di Desa Sangaji memiliki pagu anggaran sebesar Rp 12,48 miliar, sementara di Desa Soagimalaha sebesar Rp 18,30 miliar. Kedua proyek ini akan dikerjakan oleh CV Gamalia, yang beralamat di Jalan Hasan Senen, Kelurahan Tanah Raja, Kota Ternate, dan Tribumi Adi Tunggal, yang beralamat di Jalan Pahlawan Revolusi, Kota Ternate, sesuai hasil tender di laman LPSE Halmahera Timur.

Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Halmahera Timur bertanggung jawab langsung atas dua proyek tersebut. Namun, beberapa pihak menilai bahwa alokasi anggaran puluhan miliar tersebut tidak sebanding dengan kondisi pantai Sangaji dan Soagimalaha, yang dianggap tidak memiliki ancaman gelombang ekstrim dan dinilai tidak mendesak.

Sekretaris Jenderal Ampera, Muhibu Mandar, menyatakan bahwa CV Gamalia dan Tribumi Adi Tunggal harus diawasi ketat dalam pengerjaan proyek ini. “Nilai proyek yang fantastis ini harus diawasi dengan ketat, terutama dalam hal volume dan mutu kualitas pekerjaan, supaya tidak asal-asalan,” kata Muhibu pada Rabu (17/7).

Muhibu juga menyoroti alokasi anggaran sebesar Rp 30 miliar lebih untuk dua proyek pemecah ombak yang dianggap tidak wajar. “Masih banyak kebutuhan masyarakat yang belum terjawab, seperti pasar Buli yang terbakar dan hingga kini belum dibangun oleh pemerintah daerah,” tambahnya.

Ia khawatir bahwa proyek ini hanya akal-akalan untuk mencari keuntungan dan membuka peluang terjadinya praktik korupsi. “Kami meminta aparat penegak hukum untuk mengawasi anggaran Rp 30 miliar lebih ini dengan ketat agar tidak terjadi praktik korupsi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Muliastuti, belum memberikan tanggapan terkait proyek ini. Konfirmasi yang sejumlah media melalui pesan WhatsApp belum mendapat balasan hingga berita ini ditayangkan.

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kepala Desa Lingkar Tambang Bantah Tunggakan Pembayaran Lahan PT AJP

28 Februari 2026 - 16:21 WIT

Dinonaktifkan Karena Diperiksa, Akademisi Pertanyakan Kenapa Abubakar Tetap Bertahan

10 Januari 2026 - 15:54 WIT

Bupati Haltim Targetkan CKG 70 Persen, Puskesmas Berprestasi Dijanjikan Penghargaan

18 Desember 2025 - 20:18 WIT

Bupati Haltim Targetkan CKG 70 Persen, DWP Didorong Ambil Peran Strategis

16 Desember 2025 - 21:52 WIT

Pemkab Haltim Fokus Kesehatan, Pendidikan, dan Infrastruktur di 2026

16 Desember 2025 - 17:49 WIT

PT Smart Marsindo Giatkan Reklamasi, Tanam 4.000 Pohon di Lahan Bekas Tambang Nikel Pulau Gebe

6 Desember 2025 - 19:05 WIT

Trending di Daerah