Menu

Mode Gelap

Ternate · 14 Mar 2026 00:01 WIT ·

Pelabuhan Dufa-Dufa dan Mayau Diprioritaskan Dibangun 2026


 Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar Perbesar

Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar

TERNATE , SerambiTimur-Upaya memperkuat konektivitas transportasi laut di Maluku Utara memasuki babak baru. Dua pelabuhan strategis di Kota Ternate, yakni Pelabuhan Mudaffar Syah di Kelurahan Dufa-Dufa dan Pelabuhan Mayau di Kecamatan Batang Dua, diprioritaskan dalam rencana pembangunan tahun 2026 oleh Kementerian Perhubungan.

Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan para kepala daerah se-Provinsi Maluku Utara dengan Kementerian Perhubungan di Jakarta pada 14 November 2025.

Pertemuan tersebut difasilitasi oleh Anggota DPD RI asal Maluku Utara, Graal Taliawo, yang mendorong percepatan pembangunan infrastruktur transportasi laut di wilayah kepulauan.

“Alhamdulillah, Kementerian Perhubungan merespons sangat baik. Bahkan kedua pelabuhan ini sudah diprioritaskan dalam rencana pembangunan tahun ini,” ujar Nasri, Selasa (10/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Ternate menyampaikan kebutuhan strategis untuk memperluas Pelabuhan Mudaffar Syah di Dufa-Dufa serta membangun Pelabuhan Mayau di Batang Dua guna memperkuat konektivitas antarpulau di Maluku Utara.

Kabar mengenai rencana pembangunan pelabuhan ini sebelumnya juga disampaikan oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, saat acara open house Natal 2025 di Sofifi. Dalam kesempatan itu, gubernur meminta agar proses hibah sejumlah pelabuhan kepada Kementerian Perhubungan segera ditindaklanjuti agar pembangunan dapat dipercepat.

“Waktu itu gubernur menyampaikan agar pelabuhan-pelabuhan yang akan dibangun oleh pemerintah pusat segera dihibahkan. Ini langkah yang patut diapresiasi karena menyangkut kepentingan besar masyarakat,” kata Nasri.

Menurut dia, Pemerintah Kota Ternate telah menyatakan kesiapan penuh untuk melakukan hibah pelabuhan tersebut kepada pemerintah pusat. Dengan pengelolaan oleh Kementerian Perhubungan, pembiayaan operasional nantinya dapat dialokasikan melalui APBN.

Nasri berharap pembangunan dua pelabuhan tersebut tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru di kawasan pesisir.

“Kita berharap proyek ini dapat memperkuat konektivitas antarpulau, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat pesisir dan pelaku ekonomi lokal,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gempa M 7,3 Guncang Maluku Utara, Warga Ternate Panik Berhamburan Keluar Rumah

2 April 2026 - 07:26 WIT

Dugaan KDRT Oknum Brimob di Ternate: Istri Alami Pendarahan, Anak Juga Diduga Jadi Korban

25 Maret 2026 - 15:19 WIT

Wakil Wali Kota Ternate Hadiri Festival Ela-Ela, Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Lokal

18 Maret 2026 - 13:18 WIT

112 Personel Basarnas Disiagakan Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026 di Maluku Utara

17 Maret 2026 - 20:10 WIT

Pertamina dan Hiswana Migas Maluku Utara Gelar Rakor Satgas RAFI 2026, Pastikan BBM Lancar Jelang Idul Fitri

10 Maret 2026 - 07:20 WIT

Ikhlas Memberi, Nasri Abubakar Jadi teladan Pemimpin di Malut

8 Maret 2026 - 20:08 WIT

Trending di Daerah