Menu

Mode Gelap

Daerah · 11 Apr 2026 18:54 WIT ·

Kongres XI GPM Digelar Juni 2026 di Bali, Tegaskan Trisakti sebagai Arah Perjuangan


 Kongres XI GPM Digelar Juni 2026 di Bali, Tegaskan Trisakti sebagai Arah Perjuangan Perbesar

JAKARTA, SerambiTimur – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) akan menggelar Kongres XI pada 5–7 Juni 2026 di Bali. Agenda tersebut menjadi forum tertinggi organisasi dalam menentukan arah ideologi, kepemimpinan, serta strategi perjuangan nasional ke depan.

Ketua Panitia Kongres XI GPM, Abdur Rajab Saputra, menegaskan bahwa pelaksanaan kongres kali ini memiliki arti penting bagi perjalanan organisasi di tengah dinamika bangsa yang semakin kompleks.

“Kongres XI ini bukan sekadar agenda rutin. Ini adalah forum penentuan arah perjuangan. GPM harus tampil sebagai kekuatan pemuda yang tegas, ideologis, dan berpihak kepada rakyat. Tidak boleh ada kompromi terhadap nilai-nilai perjuangan,” tegasnya.

Menurutnya, kongres diselenggarakan dalam konteks berbagai tantangan nasional, mulai dari ketimpangan ekonomi, melemahnya kedaulatan politik, hingga tergerusnya identitas nasional. Oleh karena itu, GPM mengusung tema “Trisakti Menjawab Tantangan Zaman” sebagai penegasan komitmen ideologis organisasi.

Abdur Rajab menjelaskan, konsep Trisakti yang meliputi kedaulatan politik, kemandirian ekonomi, dan kepribadian dalam kebudayaan harus diwujudkan secara nyata dalam gerakan organisasi.

“Kami ingin memastikan bahwa Trisakti tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar menjadi arah perjuangan yang konkret,” ujarnya.

Kongres XI GPM akan diikuti oleh seluruh struktur organisasi, mulai dari tingkat pusat hingga daerah di seluruh Indonesia. Sejumlah agenda strategis akan dibahas dalam forum tersebut, di antaranya penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2022–2026, pemilihan Ketua Umum dan formatur periode 2026–2030, serta perumusan kebijakan strategis organisasi.

Panitia memastikan proses pelaksanaan kongres akan berjalan secara demokratis dan terbuka guna menghasilkan kepemimpinan yang kuat dan berintegritas.

“Kami memastikan proses kongres berjalan demokratis, terbuka, dan menghasilkan kepemimpinan yang kuat serta berintegritas. Ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi penegasan arah perjuangan organisasi,” tambahnya.

Melalui Kongres XI ini, GPM menargetkan lahirnya keputusan-keputusan strategis yang mampu memperkuat konsolidasi nasional serta mempertegas posisi organisasi sebagai garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BPR2D Gelar “Rabu Melayani” Wajib Pajak Semakin Mudah

8 April 2026 - 18:32 WIT

RUPS BPRS Bahari Berkesan: Kinerja Moncer, Rizal Marsaoly Kembali Jadi Komisaris Utama

8 April 2026 - 13:55 WIT

Kejati Didesak Tuntaskan Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Malut

7 April 2026 - 15:52 WIT

1.503 Paket Bantuan Gempa Disalurkan ke Batang Dua

7 April 2026 - 12:28 WIT

Kanwil Ditjenpas Malut Gelar Tes Urine Serentak, Pastikan Pegawai Bebas Narkoba

6 April 2026 - 14:03 WIT

Dari Tambang ke Hijau Kembali: Upaya NHM Pulihkan Ratusan Hektare Lahan di Gosowong

6 April 2026 - 13:55 WIT

Trending di Daerah