Ternate, – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Timur, mengupayakan pengimplementasian 7 program prioritas yang dicanangkan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Tujuh program tersebut diantaranya, Penguatan Moderasi beragama,Transformasi digital,Revitalisasi KUA,Kemandirian pesantren,Cyber islamic university,Religiostry index dan Tahun kerukunan.
Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Halmahera timur, Drs Hi Idris Msi. Memaparkan, Capaian ke tujuh program pioritas tersebut mencapai 75 pesen.baik itu, penguatan moderasi beragama bersama ormas lintas agama, penyuluh agama, maupun anak didik di sekolah, transformasi digital pada pelayanan di kantor, program kemandirian pesantren, revitalisasi KUA, dan indeks kerukunan, ini bisa kita lihat dan rasakan bersama.
Drs Hi Idris Msi, Juga Mengatakan, Seiring berjalannya penerapan program prioritas khususnya transformasi digital, tata kelola Kementerian Agama semakin efektif, pelayanan publik semakin responsif dengan inovasi aplikasi, dan pengelolaan keterbukaan informasi juga semakin baik.
Selain itu kata Drs Hi Idris Untuk program Kemandirian Pasantren, Kami di Halmahera Timur, ada sala satu Pasantren namanaya pasantren, Ibadurahman yang telah Menerapkan Ekonomi syariah dan pasantren tersebut juga mendorng peningkatan pertanian.
Dengan itu, kemandirian Pesantren khususnya di bidang ekonomi ini, Pesantren dapat memiliki sumber daya ekonomi yang kuat dan berkelanjutan sehingga dapat menjalankan fungsi Pendidikan, Dakwah, dan Pemberdayaan Masyarakat dengan optimal. Oleh karena itu, sebagai bentuk perwujudan dari komitmen pemerintah khususnya Kementerian Agama, Program Kemandirian Pesantren telah ditetapkan sebagai program prioritas Kementerian Agama melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 749 Tahun 2021 tentang Program Kemandirian Pesantren yang mempunyai tujuan untuk mengoptimalkan sumber daya Pesantren, serta untuk meningkatkan kesejahteraan Pesantren dan masyarakat.
Sementara untuk, program Moderasi beragama, Kementrian agama kabupaten halmahera Timur juga suda Launching kapung moderasi beragama sebagai kampung percontohan untuk mensosialisasikan kepada Masarakat terkait dengan kerukunan ummat beragama.
“Kita sudah launching kampung moderaai beragama, Ini dalam rangka mengantisipasi intoleransi, dengan membentuk kampung moderasi, sehingga mereka bisa berperan dan mensosialisasikan kepada masyarakat terkait dengan kerukunan ummat
Apa lagi ini Tahun politik seperti jadi usahaka agar mereka bisa menjadi penyampaian informasi kepada masyarakat supaya hidup rukun dan damai.harpnya.



















Tinggalkan Balasan