HALTIM, SerambiTimur — Rencana pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Wasile kembali didorong serius oleh DPRD Kabupaten Halmahera Timur (Haltim). Dalam waktu dekat, rombongan DPRD dijadwalkan menemui Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri dan Komisi II DPR RI.
Ketua DPRD Haltim, Idrus E. Maneke, menjelaskan bahwa upaya tersebut merupakan bagian dari koordinasi untuk memastikan progres pemekaran Kabupaten Wasile yang telah diperjuangkan sejak lama.
“Dokumen usulan pemekaran ini sudah lengkap bahkan sudah ada Ampres dari Presiden SBY pada masanya. Jadi ini bukan perjuangan baru,” ungkap Idrus, Rabu (8/5/2025).
Rencana keberangkatan ke Jakarta dijadwalkan dalam dua minggu ke depan, meski bisa berubah jika berbenturan dengan agenda reses DPRD.
Meski saat ini pemerintah pusat masih menunggu penyelesaian dua Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP), menurut Idrus, pihaknya tetap akan melakukan lobi untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat.
“Usulan Wasile sudah lengkap sejak 2011-2012, termasuk profil wilayah. Kalau moratorium dicabut, kita siap ambil langkah, termasuk membentuk pansus di DPRD,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Haltim Ubaid Yakub menegaskan bahwa Pemkab tetap mendukung penuh langkah Bakor DOB Wasile, meskipun saat ini pihaknya menunggu tindak lanjut dari Kemendagri.
“Saya siap memberi penjelasan langsung jika diminta. Yang jelas, hanya Obi dan Wasile dari Maluku Utara yang masuk skema DOB dalam kajian Kemendagri,” ucap Ubaid.
Ketua Bakor DOB Wasile, Darso Gadjal, menambahkan bahwa saat ini pihaknya tengah melengkapi dokumen untuk dibawa ke Kemendagri dan DPR RI. Menurutnya, perjuangan pemekaran Wasile sudah mengakar dan didukung penuh oleh tokoh-tokoh daerah.
“Kami tinggal menindaklanjuti, apalagi hasil RDP 24 April lalu menyebut pemerintah tengah menyiapkan dua RPP penataan daerah. Itu peluang yang harus dimanfaatkan,” pungkasnya.














Tinggalkan Balasan