TERNATE, SerambiTimur – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Ternate menuai keluhan dari sejumlah siswa. Mereka mengaku porsi makanan terlalu sedikit dan tidak disertai susu seperti yang diharapkan.
Keluhan ini disampaikan langsung oleh beberapa siswa saat ditemui di ruang kelas mereka pada Kamis (31/7/2025). Salah satu siswa menyatakan bahwa porsi nasi yang diberikan tidak cukup untuk mengenyangkan perut.
“Tambah nasi boleh, karena tidak kenyang,” ujarnya singkat, enggan menyebutkan namanya.
Siswa lainnya juga mengeluhkan tidak adanya susu dalam menu MBG yang diberikan. Ia berharap ada tambahan susu untuk melengkapi gizi makanan.
“Musti (harus) ada susu lagi, biar lebih enak,” timpalnya.
Diketahui, MTsN 1 Ternate tercatat sebagai salah satu sekolah penerima manfaat program MBG dengan total penerima sebanyak 800 siswa. Namun, pada hari Kamis (31/7), hanya 780 siswa yang menerima paket makanan.
Staf PTSP MTsN 1 Ternate, Indah, yang bertugas menerima distribusi MBG, mengonfirmasi adanya keterlambatan pengiriman oleh pihak penyedia, yakni SPPG (Satuan Pelaksana Program Gizi).
“Hari ini hanya 780 siswa yang menerima menu MBG, 20 lainnya mungkin sudah makan duluan di kantin karena tadi pihak SPPG terlambat,” ujar Indah saat dikonfirmasi.
Program MBG yang merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk meningkatkan gizi siswa ini kembali menjadi sorotan, terutama soal kualitas dan ketepatan distribusi. Belum ada tanggapan resmi dari penyedia makanan atau pihak dinas terkait atas keluhan ini.
Jika Anda ingin, saya bisa bantu buatkan versi visual/infografik untuk media sosial atau gambar ilustrasi editorial yang menggambarkan keluhan siswa soal MBG. Tinggal beri arahan.















Tinggalkan Balasan