Menu

Mode Gelap

Ternate · 29 Jul 2025 18:09 WIT ·

Kepala MTsN 1 Ternate Akui Ada Belatung di Makanan Gratis: “Kami Diminta Jaga Rahasia”


 Kepala MTsN 1 Ternate Akui Ada Belatung di Makanan Gratis: “Kami Diminta Jaga Rahasia” Perbesar

TERNATE, SerambiTimur- Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya meningkatkan kualitas gizi pelajar justru memicu keresahan. Di MTs Negeri 1 Kota Ternate, salah satu siswa menemukan belatung dalam makanan MBG yang disediakan pihak dapur. Insiden ini direkam dalam sebuah video berdurasi 30 detik dan langsung viral di media sosial, Selasa (29/7/2025).

Kepala MTsN 1 Ternate, Sahdi M. Laher, angkat bicara atas kejadian tersebut. Ia menyatakan pihak sekolah akan segera berkoordinasi dengan penyedia MBG, yakni Dapur Sabia, yang berlokasi di Ternate Utara.

“Kami segera sampaikan keberatan ke pihak penyedia, dan meminta untuk sementara dihentikan dulu penyalurannya ke sekolah,” kata Sahdi saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya.

Ia menilai kejadian ini sangat disayangkan karena telah mencoreng tujuan utama program MBG yang merupakan bagian dari program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

“Makanan gratis bergizi seharusnya meningkatkan kesehatan siswa, bukan malah menimbulkan potensi penyakit. Kalau sudah ada belatung, tentu siswa akan takut makan lagi,” jelasnya.

Sahdi juga mengungkap fakta menarik di balik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, pihak sekolah diikat oleh perjanjian kerja sama dengan Satuan Pemenuhan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ternate Utara, yang memuat sejumlah poin yang dianggap memberatkan.

Di antaranya, sekolah diwajibkan mengganti ompreng senilai Rp 80 ribu jika hilang. Selain itu, jika terjadi kasus seperti keracunan, menu tidak lengkap, atau masalah lain, sekolah diwajibkan menjaga kerahasiaan.

“Kami sempat keberatan. Tapi karena ini program pusat, kalau kami menolak, program bisa tidak berjalan. Jadi kami hanya diminta tanda tangan tanpa banyak pilihan,” katanya.

Program MBG sendiri telah berjalan sejak Maret 2025 di sekolah tersebut, dan setiap hari melayani ratusan siswa. Namun setelah kejadian belatung ini, distribusi makanan untuk sementara dipertimbangkan untuk dihentikan sampai ada evaluasi menyeluruh dari pihak dapur dan penyelenggara.

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gempa M 7,3 Guncang Maluku Utara, Warga Ternate Panik Berhamburan Keluar Rumah

2 April 2026 - 07:26 WIT

Dugaan KDRT Oknum Brimob di Ternate: Istri Alami Pendarahan, Anak Juga Diduga Jadi Korban

25 Maret 2026 - 15:19 WIT

Wakil Wali Kota Ternate Hadiri Festival Ela-Ela, Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Lokal

18 Maret 2026 - 13:18 WIT

112 Personel Basarnas Disiagakan Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026 di Maluku Utara

17 Maret 2026 - 20:10 WIT

Pelabuhan Dufa-Dufa dan Mayau Diprioritaskan Dibangun 2026

14 Maret 2026 - 00:01 WIT

Pertamina dan Hiswana Migas Maluku Utara Gelar Rakor Satgas RAFI 2026, Pastikan BBM Lancar Jelang Idul Fitri

10 Maret 2026 - 07:20 WIT

Trending di Bisnis