Menu

Mode Gelap

Halsel · 17 Mei 2025 14:34 WIT ·

Media Massa di Era Digital: Penentu Literasi dan Lawan Disinformasi


 Media Massa di Era Digital: Penentu Literasi dan Lawan Disinformasi Perbesar

BACAN, SerambiTimur Media massa memiliki peran strategis sebagai pusat informasi dan literasi publik di era digital. Namun, di tengah derasnya arus informasi, media juga bisa menjadi sumber disinformasi jika tidak dikelola dengan baik.

Hal ini disampaikan Jhazirah Presiden Wartawan dan Komunitas Penulis (Warkop), Amrul Doturu, dalam sosialisasi bertajuk Peran Media Massa di Era Digital” yang digelar di Bacan, Sabtu (17/5/2025).

Media adalah penghubung utama antara publik dan informasi. Tapi jika digunakan tanpa tanggung jawab, bisa menjadi sumber kekacauan,” tegas Amrul.

Ia mencontohkan, beredarnya informasi palsu seperti jadwal ujian fiktif di salah satu sekolah menengah atas di Halmahera Selatan, yang sempat memicu keresahan publik. Menurutnya, tanpa verifikasi dan klarifikasi, informasi semacam itu bisa berbahaya.

Amrul juga menekankan pentingnya integritas dalam kerja jurnalistik. “Wartawan harus hadir di lapangan, mewawancarai narasumber langsung, bukan sekadar menulis dari kejauhan. Jika tidak, bisa menyesatkan,” katanya.

Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal Warkop dan wartawan senior TribunTernate, Anto Gani, menambahkan bahwa literasi informasi menjadi filter utama dalam menghadapi lautan berita.

Peran media sangat vital, tapi kalau masyarakat tidak punya kemampuan berpikir kritis, mereka mudah terombang-ambing oleh hoaks,” ujar Anto.

Ia menegaskan pentingnya independensi media sebagai alat kontrol sosial. “Media yang sehat harus independen, tidak berpihak, dan tidak tunduk tekanan pihak manapun,” ujarnya.

Anto juga mengingatkan dampak psikologis pemberitaan yang tidak akurat. “Bayangkan ada berita tanpa dasar menyebut seseorang mencuri. Masyarakat bisa langsung menghakimi tanpa proses hukum. Itu merusak,” katanya.

Amrul dan Anto sepakat bahwa media massa harus menjadi agen literasi publik, bukan sekadar penyampai informasi. Mereka menyerukan kolaborasi antara jurnalis, penulis, dan masyarakat untuk membangun ruang informasi yang sehat dan terpercaya.

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Di Balik Angka Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara: Infrastruktur dan SDM Jadi Kunci Pemerataan Manfaat Pembangunan

17 Juni 2026 - 22:37 WIT

“ Sopik: Keadilan yang Hidup dari Tanah Adat, Bukan Sekadar Alternatif Hukum”

4 Mei 2026 - 02:02 WIT

Kejati Malut Didesak Segera Tetapkan Kadis PMD Halsel Sebagai Tersangka Kasus Dana Desa

15 April 2026 - 15:16 WIT

Dari Ruang Kelas ke Rumah Belajar: Upaya Harita Nickel Bangun Generasi Pulau Obi

3 April 2026 - 13:51 WIT

Program PELITA Angkatan Ke-5: Harita Nickel dan BPVP Ternate Siapkan Pemuda Kawasi Jadi Tenaga Terampil

16 Maret 2026 - 13:16 WIT

Berkah Ganda Ramadan di Soligi: Sembako Setengah Harga, Modal Usaha untuk Warga

21 Februari 2026 - 16:57 WIT

Trending di Bisnis