Menu

Mode Gelap

Hukum & Kriminal · 16 Mei 2025 06:22 WIT ·

PT WKM Diselidiki Terkait Dugaan Penjualan Ore Nikel Tanpa Izin


 Harita Nickel Perbesar

Harita Nickel

TERNATE, SerambiTimur Kepolisian Daerah Maluku Utara melalui Ditreskrimum kini menyelidiki dugaan aktivitas penjualan ore nikel tanpa izin oleh perusahaan tambang PT Wana Kencana Mineral (WKM) yang beroperasi di Halmahera Timur.

Direktur Reskrimum Polda Malut, Kombes Pol Edy Wahyu Susilo, mengatakan penyelidikan dilakukan setelah pihaknya memeriksa pejabat Dinas ESDM dan Dinas Kehutanan Pemprov Malut.

“Masih dalam penyelidikan. Kami juga menunggu jadwal pemeriksaan ahli di Jakarta,” kata Edy, Kamis (15/5).

Kasus ini mencuat setelah data menunjukkan sebanyak 90 ribu metrik ton ore nikel diduga telah dijual oleh PT WKM. Ore tersebut awalnya milik PT Kemakmuran Pertiwi Tambang (KPT), namun IUP-nya telah dicabut oleh pemerintah provinsi dan dialihkan ke PT WKM.

Pada 2018, Pemprov Malut juga telah menetapkan dana jaminan reklamasi untuk PT WKM sebesar Rp13,45 miliar, namun hingga kini perusahaan itu baru menyetor sekitar Rp124 juta.

Penyelidikan terus berlanjut guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran pidana dalam aktivitas tambang tersebut.

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polres Ternate Musnahkan 15.771 Botol Miras Ilegal dan 5,6 Kg Ganja

1 Juli 2026 - 20:13 WIT

Dari AGK ke Serly Tjoanda: Pejabat Terperiksa Tipikor Tetap Kuasai Jabatan Strategis

1 Juli 2026 - 10:58 WIT

Sambut HUT RI ke-81, Pemkot Ternate Hapus Denda PBB Selama Tiga Bulan

30 Juni 2026 - 22:01 WIT

GPM Kepung Kantor Antam, Desak Dirut Dicopot dan Anak Perusahaan di Haltim Dibekukan

30 Juni 2026 - 21:58 WIT

Aksi Jilid III di Kemenag RI, FAKI dan GPM Ultimatum Menteri Agama Copot Kakanwil Kemenag Maluku Utara

30 Juni 2026 - 21:55 WIT

Pemkot Ternate Matangkan RKPD 2027, Empat OPD Jadi Prioritas Pembenahan Kota dan Peningkatan PAD

29 Juni 2026 - 21:25 WIT

Trending di Daerah