Jakarta, Serambitimur- Pengurus Besar Forum Mahasiswa Maluku Utara (PB-FORMMALUT) Jabodetabek mengingatkan Pemerintah Provinsi Maluku Utara di bawah kepemimpinan Sehrly-Sarbin untuk menjadikan pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas utama.
Ketua PB-FORMMALUT Jabodetabek, M. Reza A. S, menegaskan bahwa kualitas SDM adalah kunci utama dalam membangun daerah yang berdaya saing. Tanpa pendidikan yang terstruktur dan sistematis, sulit bagi Maluku Utara untuk mencapai kemajuan.
“Kami ingin memastikan bahwa pemerintah benar-benar berkomitmen meningkatkan kapasitas SDM. Pendidikan, pelatihan, dan peningkatan kompetensi generasi muda harus menjadi agenda prioritas,” ujarnya.
Selain pendidikan, PB-FORMMALUT juga menyoroti pentingnya kebijakan ekonomi yang inklusif. Pemerintah daerah didorong untuk mengoptimalkan sektor produktif seperti pertanian, perikanan, dan industrialisasi berbasis sumber daya lokal guna memastikan pertumbuhan ekonomi berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.
“Kesejahteraan rakyat harus menjadi indikator keberhasilan pembangunan, bukan hanya angka-angka di atas kertas. Kami ingin melihat kebijakan konkret yang meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM), akses pendidikan, dan kesejahteraan sosial secara merata,” tambahnya.
PB-FORMMALUT juga menyoroti minimnya perhatian pemerintah terhadap pendidikan di daerah terpencil. Mereka mendesak adanya peningkatan akses pendidikan serta skema beasiswa berbasis prestasi bagi masyarakat kurang mampu.
Sebagai organisasi mahasiswa, PB-FORMMALUT berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan pemerintah. Mereka menegaskan tidak akan tinggal diam jika Pemprov Maluku Utara mengulangi pola kebijakan lama yang mengabaikan SDM dan kesejahteraan rakyat.
“ika pemerintah tidak serius dan masih menjalankan kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat, kami siap membangun perlawanan. Perjuangan untuk Maluku Utara yang lebih baik adalah tanggung jawab bersama,” tegas Reza.














Tinggalkan Balasan