LABUHA, SerambiTimur- Ambisi Bupati Halmahera Selatan (Halsel), Basam Kasuba, membangun sekolah unggulan ala Rusia terancam gagal. Proyek senilai Rp 34,9 miliar itu dinilai mangkrak, memicu kemarahan DPRD.
Ketua Komisi I DPRD Halsel, Munawir Hi Bahar, menegaskan pihaknya telah merekomendasikan pemutusan kontrak jika pekerjaan tak sesuai target.
“Kami sudah rekomendasikan ke Dinas Pendidikan dan pihak rekanan, jika progres tidak terpenuhi, segera putus kontrak,” tegasnya dalam rapat dengar pendapat (RDP), Jumat (14/2/2025).
Proyek yang dikerjakan PT Citra Putra La Terang sejak 2023 ini baru mencapai 85 persen, jauh dari target. DPRD pun mendesak tindakan tegas agar proyek tak berlarut-larut.
RDP yang digelar di ruang Komisi I DPRD Halsel itu dihadiri Dinas Pendidikan serta perwakilan kontraktor. Hasilnya, DPRD meminta pemkab tak ragu memutus kontrak jika kontraktor tak mampu menyelesaikan proyek sesuai jadwal.















Tinggalkan Balasan