Menu

Mode Gelap

Bisnis · 5 Okt 2025 18:01 WIT ·

Pangan Murah untuk Rakyat: Kolaborasi DPD RI dan Pemkot Ternate Hadirkan Harapan Baru


 Pangan Murah untuk Rakyat: Kolaborasi DPD RI dan Pemkot Ternate Hadirkan Harapan Baru Perbesar

TERNATE, SerambiTimur- Di tengah cuaca terik Minggu pagi, ratusan warga memadati Taman Nukila, Kota Ternate. Antrean panjang tampak mengular menuju tenda bertuliskan Gerakan Pangan Murah. Di antara keramaian itu, seorang ibu rumah tangga tampak tersenyum lebar sambil menggenggam dua karung beras dan sekantong telur — bukti kecil dari kebijakan yang menyentuh rakyat bawah.

Inilah wajah nyata Gerakan Pangan Murah (GPM), program hasil kolaborasi antara DPD RI, Badan Pangan Nasional (Bapanas), dan Pemerintah Kota Ternate. Program ini digagas oleh anggota DPD RI, Dr. R. Graal Taliawo, dalam rangka memperingati HUT ke-21 DPD RI.

“Kegiatan ini bukan hanya seremoni, tapi bentuk nyata kepedulian negara terhadap masyarakat. Kami ingin memastikan pangan terjangkau dan inflasi tetap terkendali,” ujar Graal saat membuka kegiatan.

Sebanyak 1.145 kupon pangan murah dibagikan kepada masyarakat. Barang kebutuhan pokok seperti beras, cabai, gula, bawang merah, tomat, minyak goreng, hingga telur disediakan dengan harga jauh di bawah pasar. Tak butuh waktu lama, lima ton beras dan 300 rak telur pun ludes terjual.

Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, yang turut hadir, menilai langkah ini sebagai bentuk kepedulian konkret.

“Gerakan pangan murah sangat membantu masyarakat, terutama di tengah tekanan ekonomi yang belum stabil. Pemerintah kota sangat mendukung inisiatif seperti ini,” ujarnya.

Tak hanya soal pangan, kegiatan ini juga menghadirkan layanan publik gratis — mulai dari administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan, hingga konsultasi perizinan usaha bagi pelaku UMKM.

Menurut Ketua Pokja Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas, Yudhi Harsatriadi Sandyatma, upaya ini menjadi bagian penting dari strategi nasional dalam menjaga daya beli rakyat.

“Inflasi pangan di Kota Ternate hanya 0,06 persen, lebih rendah dari nasional. Ini bukti bahwa kolaborasi seperti ini efektif,” jelasnya.

Bagi warga Ternate, Gerakan Pangan Murah bukan sekadar program, melainkan sentuhan nyata negara di tengah rakyat. Dari Taman Nukila yang ramai hari itu, semangat gotong royong dan kehadiran pemerintah terasa hidup — bukan lewat janji, tapi melalui beras, telur, dan senyum di wajah masyarakat kecil.

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketika Batu dari Gosowong Sampai ke Kampus: Cara NHM Mendekatkan Dunia Tambang dengan Mahasiswa

15 Mei 2026 - 08:06 WIT

FORMAPAS Malut Desak Gubernur Copot Kepala BAPPENDA

12 Mei 2026 - 18:06 WIT

Pulangnya “Barifola”: Permintaan Terakhir Sang Ibu Kini Terwujud, H. Burhan Abdurahman Beristirahat di Tanah Kelahiran

12 Mei 2026 - 17:11 WIT

Tinju dan Ambisi Ternate: Misi 10 Emas Nasri Abubakar di Porprov Malut

12 Mei 2026 - 13:51 WIT

Besok, Pemulangan Jenazah Mantan Wali Kota Ternate, Burhan Abdurahman

11 Mei 2026 - 18:22 WIT

Kapolres Ternate Pimpin Sertijab Kasat Samapta dan Kapolsek Ternate Utara

11 Mei 2026 - 18:18 WIT

Trending di Daerah