Menu

Mode Gelap

Halsel · 31 Agu 2025 18:23 WIT ·

Proyek Jalan Hotmix Rp15 Miliar di Halbar Diselidiki, Kadinkes Mangkir Panggilan Polisi


 Proyek Jalan Hotmix Rp15 Miliar di Halbar Diselidiki, Kadinkes Mangkir Panggilan Polisi Perbesar

HALBAR, SerambiTimur – Proyek pembangunan jalan hotmix senilai Rp15 miliar di depan Puskesmas Loloda Tengah (Loteng), Halmahera Barat, kini masuk radar penyelidikan Satreskrim Polres Halbar. Kasus ini disebut turut menyeret nama Kepala Dinas Kesehatan dan KB Halbar, Novelheins Sakalaty.

Berdasarkan informasi, polisi telah melayangkan surat panggilan pertama kepada Novelheins untuk dimintai keterangan. Namun, panggilan itu tidak dipenuhi.

Kapolres Halbar, AKBP Teguh Patriot, membenarkan pemanggilan tersebut. “Penyidik sudah panggil Kadis, tapi beliau tidak hadir tanpa alasan jelas. Nanti akan dijadwalkan ulang,” kata Kapolres saat dikonfirmasi, Jumat (29/8/2025).

Kapolres menegaskan penyidikan masih dalam tahap awal. “Belum ada penetapan tersangka karena masih jauh, masih tahap penyelidikan,” tegasnya.

Kasus ini menambah daftar sorotan terhadap Kadinkes Halbar setelah sebelumnya terseret dalam temuan BPK RI terkait proyek RS Pratama Halbar senilai Rp2,4 miliar.

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Di Balik Angka Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara: Infrastruktur dan SDM Jadi Kunci Pemerataan Manfaat Pembangunan

17 Juni 2026 - 22:37 WIT

“ Sopik: Keadilan yang Hidup dari Tanah Adat, Bukan Sekadar Alternatif Hukum”

4 Mei 2026 - 02:02 WIT

Kejati Malut Didesak Segera Tetapkan Kadis PMD Halsel Sebagai Tersangka Kasus Dana Desa

15 April 2026 - 15:16 WIT

Dari Ruang Kelas ke Rumah Belajar: Upaya Harita Nickel Bangun Generasi Pulau Obi

3 April 2026 - 13:51 WIT

Program PELITA Angkatan Ke-5: Harita Nickel dan BPVP Ternate Siapkan Pemuda Kawasi Jadi Tenaga Terampil

16 Maret 2026 - 13:16 WIT

Berkah Ganda Ramadan di Soligi: Sembako Setengah Harga, Modal Usaha untuk Warga

21 Februari 2026 - 16:57 WIT

Trending di Bisnis