HALTIM, SetambiTimur- Tragedi memilukan terjadi di lingkup instansi negara. Seorang pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) Halmahera Timur, berinisial KLP (30), ditemukan tewas membusuk di kompleks perumahan BPS pada 31 Juli 2025. Yang mengejutkan, korban diduga telah meninggal selama lebih dari dua minggu sebelum ditemukan.
Setelah sempat menjadi misteri, pelaku yang diduga bertanggung jawab atas kematian korban, seorang pria berinisial AH (27), menyerahkan diri ke Polda Maluku Utara pada Senin malam (4/8), sekitar pukul 22.00 WIT.
“Pelaku menyerahkan diri ke Ditreskrimum Polda karena merasa diburu dan mulai gelisah,” ungkap Kapolsek Maba Selatan Ipda Habiem Ramadya.
Namun hingga kini, motif pembunuhan belum diungkap, dan pihak kepolisian berdalih masih dalam tahap penyelidikan.
“Masih didalami,” ujar Kapolsek singkat.
Kematian tragis ASN ini menyoroti lemahnya pengawasan lingkungan kerja di instansi pemerintah. Tak hanya soal keamanan, tetapi juga soal kepedulian sosial di lingkungan tempat tinggal pegawai. Pertanyaan publik pun mengemuka: Bagaimana mungkin seorang pegawai bisa tewas dan tidak diketahui selama dua minggu di kompleks institusi negara?
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak BPS Haltim terkait peristiwa memilukan tersebut. Sementara pelaku kini tengah diperiksa intensif guna membongkar motif dan kronologi lengkap kejadian.














Tinggalkan Balasan