Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 3 Mar 2025 09:32 WIT ·

Komisi III DPRD Malut Dukung NHM Bangkit dari Tantangan Tambang


 Komisi III DPRD Malut Dukung NHM Bangkit dari Tantangan Tambang Perbesar

Gosowong, SerambiTimur-Komisi III DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) melakukan kunjungan kerja ke Tambang Emas Gosowong yang dikelola PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), Kamis (27/2). Kunjungan ini bertujuan memastikan dukungan terhadap keberlanjutan NHM sebagai aset strategis daerah, sekaligus membahas penerimaan negara bukan pajak (PNBP), program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), serta pemulihan operasional tambang.

Wakil Direktur Utama NHM, Amiruddin Hasyim, bersama jajaran manajemen menyambut rombongan DPRD Malut yang dipimpin Ketua DPRD Malut, Drs. H.M. Iqbal Ruray, M.BA. Hadir pula anggota Komisi III dari berbagai fraksi serta Kepala Dinas ESDM Malut, Suryanto Andili.

Dalam pertemuan tersebut, Amiruddin menjelaskan perjalanan panjang NHM sejak beroperasi hingga kini. Ia mengungkapkan bahwa berkat kegigihan pemilik perusahaan sekaligus Direktur Utama NHM, Haji Romo Nitiyudo Wachjo, serta dukungan seluruh karyawan, NHM berhasil menemukan sumber daya dan cadangan baru yang memperpanjang umur tambang yang sebelumnya diperkirakan berakhir pada Februari 2022.

Namun, NHM menghadapi tantangan berat, terutama dalam peremajaan sarana tambang bawah tanah, pengelolaan tailing dam, serta kebutuhan investasi besar untuk keberlanjutan operasional. Meski demikian, NHM tetap berkomitmen terhadap program PPM dan CSR, yang dipaparkan oleh M. Irwan Malaka dari Divisi Kinerja Sosial.

Komisi III DPRD Malut mengapresiasi program “NHM Peduli” yang dinilai berdampak positif bagi masyarakat sekitar tambang. Namun, mereka menekankan bahwa tingkat kemiskinan di Malut masih tinggi, sehingga perusahaan tambang perlu berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.

NHM juga mendapat pujian sebagai tambang hijau yang menerapkan praktik pertambangan berkelanjutan. NHM telah meraih penghargaan Good Mining Practices (GMP) tingkat nasional dan memiliki tingkat kecelakaan kerja yang rendah dibandingkan perusahaan tambang lain di Malut.

DPRD juga menyoroti pendekatan restoratif NHM dalam menyelesaikan persoalan hukum serta hubungan baik dengan tokoh adat dan masyarakat. Mereka berharap setiap permasalahan sosial dapat diselesaikan dengan musyawarah sebelum menempuh jalur hukum.

Di tengah tantangan finansial, Amiruddin menegaskan bahwa NHM tetap optimistis untuk bangkit dan pulih. Tambang emas Gosowong yang berbasis tambang bawah tanah menghadapi risiko tinggi, baik dalam keselamatan kerja, pengelolaan lingkungan, maupun kebutuhan teknologi presisi. Namun, dengan mitigasi yang tepat, NHM berupaya mencapai produksi optimal dan memberikan manfaat bagi daerah serta negara.

“Kami berharap dukungan penuh dari semua pemangku kepentingan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, agar NHM sebagai objek vital nasional (OBVITNAS) dapat terus beroperasi sesuai kaidah Good Mining Practices,” ujar Amiruddin.

Pada hari yang sama, NHM juga menerima kunjungan kerja Komisi II DPRD Malut dan sejumlah pejabat pemerintah yang membahas pendapatan daerah, kebijakan tenaga kerja, serta pemulihan operasional tambang.

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menanti Identitas Korban Dukono

12 Mei 2026 - 08:48 WIT

NHM Bergabung dalam Operasi SAR Dukono, Tim Gabungan Berhasil Temukan Semua Korban

11 Mei 2026 - 14:54 WIT

Di Tengah Erupsi Dukono, Evakuasi Dua Korban Penuh Resiko

10 Mei 2026 - 18:34 WIT

Pendakian di Tengah Status Waspada: Tragedi Dukono dan Pertanyaan tentang Kelalaian

9 Mei 2026 - 07:39 WIT

NHM Peduli Bangun Fasilitas Air Bersih di Dusun Kobok, 21 Rumah Kini Nikmati Akses Langsung

7 Mei 2026 - 13:32 WIT

NHM Bangun Rumah Layak untuk Lansia di Kao, Dukung Program Pengentasan RTLH

23 April 2026 - 13:28 WIT

Trending di Daerah