SOFIFI, SerambiTimur – Banjir besar melanda sejumlah desa di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, termasuk Desa Gamlamo, pada pukul 03.00 WIT dini hari. Air bah menyebar luas dan merendam rumah-rumah warga, menyebabkan kerusakan yang cukup parah.
Pada malam kejadian, Dinas Sosial bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku Utara langsung menerima perintah dari Gubernur Maluku Utara untuk segera turun ke lapangan menangani dampak bencana.
Keesokan harinya, Kepala Dinas Sosial Maluku Utara, Zen Kasim, bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala BPBD, serta tim terkait melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak. Peninjauan tersebut dilakukan untuk mendata kebutuhan dasar para pengungsi sekaligus memastikan penanganan darurat berjalan optimal.
Zen Kasim menyebut, tingkat kerusakan akibat banjir kali ini jauh lebih parah dibandingkan banjir yang pernah terjadi di Kabupaten Halmahera Selatan beberapa tahun lalu.
“Kerusakannya cukup berat dan meluas,” ungkap Zen.
Bantuan dari Gubernur Maluku Utara telah tiba di Halmahera Barat sejak kemarin hingga dini hari tadi. Selain itu, Kementerian Sosial (Kemensos) juga telah menyalurkan bantuan logistik menggunakan dua truk berisi kebutuhan dasar bagi warga terdampak.
Sementara itu, untuk wilayah Halmahera Utara, bantuan dari Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara juga telah disalurkan ke Loloda dan Tobelo.
“Kita dari tiga OPD ini sudah tiga hari berada di Halmahera Barat,” ujar Zen Kasim.
Ia menambahkan, pada hari ini tim dapur umum Kemensos dijadwalkan tiba untuk mendirikan fasilitas dapur umum guna meringankan beban masyarakat terdampak banjir.
Sesuai permintaan warga, dapur umum akan dibangun di Desa Gamici, sementara kegiatan pembersihan lumpur dan material banjir dilakukan di Desa Gamlamo oleh masyarakat, relawan, serta personel TNI dan Polri.
Melalui dapur umum tersebut, Kemensos akan menyediakan makanan dan minuman harian bagi pengungsi dan warga terdampak, sehingga masyarakat dapat lebih fokus membersihkan rumah dan lingkungan pascabanjir.


















Tinggalkan Balasan