HALTIM, SerambiTimur– Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, menyoroti kurangnya soliditas pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selama kepemimpinannya di periode pertama. Ia menegaskan, kondisi tersebut harus segera diperbaiki agar pelayanan publik lebih optimal, terutama dengan memanfaatkan teknologi digital.
Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2026 yang digelar di Aula Kantor Bupati pada Selasa (25/3), Ubaid mengakui bahwa OPD di bawah kepemimpinannya sebelumnya belum berjalan selaras. Menurutnya, banyak pimpinan OPD yang bekerja sendiri-sendiri tanpa koordinasi yang kuat.
“Terus terang, periode pertama kami belum terlalu solid. Masing-masing berjalan sesuai sudut pandang sendiri, sehingga banyak program yang tidak dieksekusi maksimal,” ujar Ubaid.
Memasuki periode kedua, Ubaid menegaskan bahwa kesolidan dan kecepatan dalam bekerja menjadi kunci utama keberhasilan pemerintah daerah. Ia mendorong setiap OPD untuk segera beradaptasi dengan sistem pelayanan berbasis digital agar tidak tertinggal.
“Semua pelayanan harus berbasis teknologi informasi. Kita masih sangat lambat, dan ini harus segera diubah. Jangan sampai kita tertinggal dari daerah lain yang sudah memanfaatkan sistem online,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya penerapan digitalisasi hingga tingkat desa dan kecamatan, termasuk pemasangan Starlink (internet satelit) untuk mengatasi kendala jaringan.
“Pemerintah pusat sudah menerapkan sistem kerja tiga hari efektif berbasis online. Kita harus bergerak cepat, tidak ada alasan lagi soal kendala sinyal atau jaringan,” tandasnya.
Ubaid berharap, dengan sistem yang lebih terintegrasi dan koordinasi yang solid, pelayanan publik di Halmahera Timur bisa lebih cepat, efisien, dan modern.














Tinggalkan Balasan