Haltim, SerambiTimur – Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan layanan kesehatan di daerah dengan meletakkan batu pertama pembangunan peningkatan kualitas RSUD Kota Maba, Kabupaten Halmahera Timur, pada Minggu (9/3/2024).
Didampingi Kepala Staf Kepresidenan (KSP) AM Putranto dan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Menkes Budi tiba di Maba menggunakan Helikopter TNI AU H-2209. Kegiatan ini menandai perubahan status RSUD Kota Maba dari Tipe D ke Tipe C, yang akan meningkatkan kapasitas layanan kesehatan bagi masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Budi menyampaikan bahwa pembangunan ini menggunakan dana APBN dengan tujuan menghadirkan fasilitas kesehatan yang lebih baik, termasuk tenaga medis profesional dan dokter spesialis.
“Kita ingin pelayanan di RSUD Kota Maba bisa setara dengan rumah sakit besar di Pulau Jawa. Oleh karena itu, kita akan memastikan adanya peralatan medis lengkap, dokter spesialis, serta program pelatihan bagi tenaga medis di daerah,” ujar Budi.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan putra-putri daerah untuk menjadi dokter spesialis. Hal ini bertujuan agar kualitas pelayanan kesehatan di daerah dapat bersaing dengan daerah lain.
Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, menyampaikan apresiasi atas perhatian Kemenkes dalam membangun infrastruktur kesehatan di wilayahnya, termasuk RS Utama Wasileo dan peningkatan RSUD Kota Maba.
“Kami berharap Kemenkes juga memberikan perhatian lebih pada pengadaan dokter spesialis di Halmahera Timur dan alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) afirmasi untuk puskesmas,” kata Ubaid.
Sementara itu, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menegaskan bahwa peningkatan fasilitas kesehatan ini sejalan dengan program prioritas nasional, seperti pemeriksaan kesehatan gratis untuk semua kelompok umur, penurunan angka TBC, serta pembangunan rumah sakit berkualitas di daerah terpencil.
“Langkah preventif harus dilakukan agar masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang lebih baik. Target kita adalah cakupan layanan kesehatan 100 persen pada 2025,” tandas Sherly.
Dengan proyek pembangunan ini, RSUD Kota Maba diharapkan mampu memberikan layanan kesehatan yang lebih berkualitas dan mendukung pemerataan akses kesehatan di Maluku Utara.














Tinggalkan Balasan