Ternate – Kerja sama PT Athena Tagaiya bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, terkait pengelolaan gedung Plaza Gamalama Modern terancam batal.
Pasalnya, Pemkot Ternate menilai pihak PT Athena Tagaya tidak serius menjalani rencana kerjasama terkait gedung yang dibangun sejak tahun 2018 dan selesai di tahun 2021 itu.
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly mengatakan, Pemkot Ternate telah melayangkan surat sebanyak 3 kali ke PT Athena Tagaiya, menyangkut keseriusan mengelola gedung.
“Saya juga berkeinginan, kalau memang PT Tagaiya itu sudah tidak serius untuk kelola Plaza Gamalama Modern kita putuskan saja, yang penting secara administrasi kita sudah keluarkan surat pertama, kedua, dan ketiga,” ujar Rizal Senin, 4 Maret 2024.
Ia mengaku, sebenarnya pemilik Jatiland Mall Ternate juga berkeinginan mengelola gedung tersebut dengan nilai sewa sebesar Rp 3-4 miliar, di bawah dari nilai yang sudah ditetapkan sebelumnya oleh tim apresial sebesar Rp 6,9 miliar pertahun.
Dengan begitu, mantan Kepala Bappelitbangda Kota Ternate itu menegaskan, sebelum memberikan peluang ke pihak-pihak yang berminat mengelola, perlu dilakukan pemutusan kerja sama terlebih dulu dengan PT Athena Tagaiya.
Akan tetapi, lanjut dia, sebagaimana yang dia ketahui, bahwa PT Athena Tagaiya itu merasa rugi, lantaran menanggung beban perbaikan beberapa fasilitas gedung yang sudah rusak. Sementara nilai sewa gedungnya terpisah dari beban biaya perbaikan.
“Ini perlu dibicarakan, agar supaya tidak membebankan pihak yang mengelola gedung Plaza Gamalama Modern,” pungkasnya.














Tinggalkan Balasan