Halut, SerambiTimur – PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) mengubah bekas lokasi tambang di Gosowong menjadi kawasan “Kantong Satwa” yang kini menjadi rumah bagi berbagai satwa liar khas Halmahera, seperti burung Paruh Bengkok, burung Gosong, dan kuskus.
Program reklamasi ini beririsan langsung dengan hutan asli Halmahera dan dipantau setiap enam bulan untuk mencatat perkembangan populasi flora dan fauna. “Kantong Satwa menunjukkan bahwa reklamasi tidak hanya menutup bekas tambang, tapi juga menciptakan ruang hidup baru,” kata Widi Wijaya, Manajer HSE NHM.
Langkah ini menjadi bagian dari sistem manajemen lingkungan NHM yang telah bersertifikat ISO 14001, menegaskan komitmen perusahaan menjadikan pertambangan sebagai mitra kelestarian alam.















Tinggalkan Balasan